Selasa, 17 Mei 2016

Genre atawe Aliran Dalam Fotografi...Bagian ke-2


Ciledug, Tangerang, Banten, Selasa, 17 Mei 2016

Ini foto yang sampe sekarang bikin gw..."merinding"...Entah fotografernya yang jago banget, atau modelnya yang "luar biasa"...atau gabungan dari keduanya! dan cuma satu kata yang bisa nerangin ini foto..."Mahakarya"


FG: the maestro, Arsya
Angel in Frame: Liem

Melanjutkan postingan sebelumnya, tentang aliran-aliran di dunia persilatan....eh...fotografi, yang sebelumnya telah diulas adalah 4 aliran di dalam dunia fotografi, maka postingan bagian ke2 ini akan membahas tentang 4 aliran lain, yaitu:
* Foto Comercial Advertising
* Foto Abstrak
* Wedding Photography
* Fashion Photography

Berikut penjelasan singkat mengenai masing-masing aliran tersebut  :

Foto comercial advertising : 


Adalah foto yang diambil untuk keperluan promosi, biasanya di bikin menarik dengan bantuan editing dan computer graphics.
Sedangkan, definisi lain dari fotografi komersial adalah : mungkin dapat juga didefinisikan sebagai foto dari suatu benda (dapat berupa produk barang, gedung, rumah, dll) yang bertujuan untuk menunjang sisi komersil dari produk tersebut. Dalam spektrum ini, nilai suatu obyek dapat terdefinisikan secara lebih baik dengan foto.


Sebenarnya ada berbagai macam penjabaran dari fotografi komersial, saking banyaknya, saya sampai bingung sendiri!...Tapi, garis besarnya tetap sama, suatu karya seni yang dapat mendongkrak nilai suatu produk!


Foto Abstrak:

Aliran fotografi ini biasanya dilakoni oleh para fotografer yang memuja komposisi, baik itu dari sisi warna, maupun dari sisi bentuk obyek! Semakin beragam dan semakin rumit, akan semakin bernilai. 


Obyeknya bias berupa apapun, dan dapat juga dikomposisikan dengan bermacam obyek!



Wedding Photography:

Nah, untuk aliran atau genre yang satu ini, kayanya dah banyak orang yang paham deh. Yup, aliran ini memfokuskan pada foto tentang prosesi pernikahan atawa resepsi (inget ya guys, foto resepsi perkawinan! Bukan foto orang lagi “kawin”….dosa!). Jadi, hampir seluruh foto yang diambil pada saat momen resepsi pernikahan dapat dimasukan kedalam aliran ini. 


Terus gimana dengan pre wedding?...apa boleh dimasukkan ke dalam wedding photography? Kan katanya Cuma foto pas prosesi atawe resepsi,….nah…disini berlaku hukum fisika yang terkenal dengan rumusnya B=E*B*A*S…jadi…boleh! Kan judulnya ada weddingnye….jadi boleh dong! Tapi, balik lagi ke pribadi masing-masing…boleh ya..boleh ga! 


Tapi yang harus diingat adalah….moment untuk foto ini adalah adalah moment super langka, dalam artian, si fotografer harus mampu menangkap apa yang diinginkan oleh si obyek, dalam segala hal, aura, momen, pose, warna, dll! Jadi, mungkin ini satu-satunya aliran dalam fotografi, dimana si fotografer harus banyak “mengalah”.


FG : Gilang ( from banana's community)
Model :........ 


Fashion Photography:
Fotografi Fashion adalah genre fotografi yang ditujukan untuk menampilkan pakaian dan barang barang fashion lainnya.

Demikianlah sodara-sodara, penjelasan singkat, namun sama sekali tidak padat, dan jauh dari kata bermakna. Jika tidak ada aral melintang, minggu ini akan saya layangkan episode ke 3 dari 4 episode yang telah saya janjikan pada postingan sebelumnya!

Dan jangan khawatir, postingan berikutnya, akan lebih ancur-ancuran dari postingan saat ini!

Sampai bertemu di postingan berikutnya!!!