Senin, 04 Juli 2022

Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Potongan Bagian Kelima)


Bunga, Dalam Latar Langit Hitam dan Putih
trisoenoe.com

Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jakarta, Senin, 4 Juli 2022

Selamat pagi, siang, sore, dan malam Sobat jepret se"alam semesta". Pada kesempatan ini, ijinkan saya untuk menyambung tulisan saya yang sudah tayang kemarin-kemarin dulu. Dan supaya Sobat tidak pusing tujuh keliling karena bingung, mampir dan bacalah tulisan saya sebelumnya yang berjudul: "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Celoteh Bagian Keempat)". Dan ini adalah potongan kelima, silahkan dibaca:

Menjauh di Titian
trisoenoe.com

C. Ikuti Mailing List Fotografi

Mailing list adalah sebuah perkumpulan tematik yang biasanya digagas oleh beberapa orang yang memiliki “kecanduan” pada “kegilaan” yang sama. Bentuk nya seperti grup pada facebook atau Whatsapp atau Instagram, telegram ataau banyak lagi. Tetapi biasanya “perkoempoelan” ini sifatnya “semi” terbuka karena terkait dengan banyaknya anggota dari mailing list tersebut.

Keuntungan utama dari mengikuti mailing list adalah, Sobat bisa dapat informasi yang berhubungan dengan tema grup tersebut. Selain itu, Sobat bisa juga lebih mengenal paraa suhu yang ada di sana. Para suhu tersebut bisa jadi adalah fotografer senior yang pastinya tidak akan sungkan untuk membagikan ilmunya (atau sharing hal-hal yang berkaitan dengan dunia jepret menjepret).

Ada banyak sekali mailing list fotografi yang dapat Sobat daftar dan ikuti. Mailing list ini akan sangat membantu Sobat terhadap update yang terjadi di dunia fotografi, dan juga yang hal-hal lain yang seiring sejalan dengan fotografi. Mulai dari info pameran hingga mungkin isu terbaru yang sedang hangat di dunia fotografi. Biasanya ini di-posting oleh orang-orang yang terpercaya dan juga sangat konsen di bidang fotografi, jadi jangan khawatir dengan konsistensinya.

Sobat juga bisa menggunakan sebuah hal yang agak “kurang etis” ketika menggunakan mailing list. Misaalnya saja Sobat punya usaha fotografi yang bergerak di bidang wedding. Masukilah mailing list yang berbicara tentang pernikahan, hal-hal yang beriringan seperti mailing list wedding organizer, catering, dan lain-lain. Perkenalkanlah diri Sobat sebagai fotografer yang tulen dan “ngelotok”, dan berikan kontak dan juga contoh hasil jepretan Sobat. Dijamin, Sobat akan bakalan jadi “database” bagi orang-orang yang ada di grup itu seandainya mereka ada peluang job yang membutuhkan keahlian Sobat.

Mengikuti mailing list adalah hal yang sangat dianjurkan. Dan jika Sobat sudah mendaftar dan jadi anggota dalam sebuah mailing list, jangan cuma jadi pendengar arau pengikut dengan reaksi ala “patrick star” nya Sponge Bob. Lebih cihuy kalau Sobat juga aktif berkomentar atau bahkan sesekali membagikan hasi jepretan Sobat, karena dengan begitu Bakal lebih dikenal oleh anggota mailing list yang lain. Ini akan memperbanyak Link dan juga jaringan yang Sobat miliki ke depannya.

Bunga!
trisoenoe.com

1. Ikuti Beberapa Website Fotografi Online 

Sekarang akan dengan mudah kita menemukan website yang berhubungan dengan dunia fotografi. Mulai dari yang sifatnya transaksional seperti shutter stock (di sini kita bisa membeli foto dari orang yang melakukan upload). Hingga yang sifatnya pertemanan, seperti Instagram.

Dengan banyaknya website tersebut, ada baiknya kita membuat akun di beberapa tempat tersebut. Ini juga bisa memperluas jaringan yang kita punya. Website seperti Deviantart, 1x .com adalah perkumpulan para visual artist yang saya sarankan untuk diikuti. Perbedaan website fotografi dengan blog pribadi adalah di masalah jangkauan. Ini artinya, dengan mengikuti website seperti ini, jangkauan kita akan menjadi luas. Karena khalayak ramai akan langsung dapat membagikan karya Sobat itu ke jaringan yang lebih luas. Konsepnya agak miri-mirip dengan konsep viral. Kita mengikuti dan berteman dengan orang lain, lalu kita berbagi tautan foto dan akhirnya Sobat akan mendapatkan publisitas dan juga jaringan melalui akun orang lain.

Tangga !
(dalam perspektif hitam putih)
trisoenoe.com

Uruslah akun website fotografi ini dengan baik, Sobat harus serius dalam menjalaninya, sering melakukan upload dan juga berinteraksi dengan orang lain, dengan begitu maka jaringan Sobat akan bertambah banyak. Selain itu, jangan lupa untuk “menghipnotis” teman-teman Sobat di Instagram atau Deviantart ke website pribadi atau blog yang Sobat punya, karena kembali lagi, yang paling penting dari semua ini adalah blog Sobat sendiri.

Demikianlah Sobat, cerita cerita bagian kelima, dan Sobat tak perlu khawatir atau bersedih hati, penderitaan Sobat akan terus bertambah, karena saya akan terus menyambung penderitaan yang Sobat rasakan dengan artikel selanjutnya dengan judul: "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Gibah Bagian Keenam)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa turut menderita karenanya.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:
Kitab Fotografi, Edisi Praktis Untuk Pemula Orang Awam
Beberapa sumber lain yang tidak mau disebutkan (bahkan mereka mengancam akan berbuat yang tidak-tidak kalau saya sampai berani menulis identitas mereka)

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Sabtu, 02 Juli 2022

Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Celoteh Bagian Keempat)


Penjual Mainan Tradisional
Street Photography
trisoenoe.com

Pantai Indah Kapuk, jakarta Utara, Jakarta, Sabtu, 2 Juli 2022

Selamat hari Sabtu Sobat jepret semuanya. Apa kabar Sobat hari ini? Semoga Sobat semua waras ya!

Artikel yang sekarang ini saya tulis untuk menyambung artikel yang sudah tayang sebelumnya. Supaya Sobat dapat mengerti alurnya, silahkan mampir dan baca cerita bagian ketiganya, dengan judul; "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Ketiga)". Dan sebagai kelanjutannya, inilah artikel bagian keempat:

Kalau pada tulisan-tulisan sebelumnya, yang diulas adalah bagaimana menyebar hasil karya Sobat melalui media dengan cara membuat blog pribadi, maka kali ini yang akan kita bahas adalah:

Menikmati Banjir!
Street Photography
trisoenoe.com

B. Gunakan Media Sosial Secara Baik

Selain blog, hal yang harus Sobat lakukan adalah "mempercantik" lagi media sosial yang Sobat miliki. Ini adalah investasi Sobat untuk mendapatkan publisitas lainnya. Media sosial bisa dijadikan salah satu pemicu bagi orang lain agar berkunjung ke blog milik Sobat. Semakin banyak jumlah kawan yang Sobat miliki, maka akan semakin besar kemungkinan orang yang berkunjung ke blog pribadi Sobat.

Kalau jaman dahulu, orang bertukar kartu nama, saat ini tampaknya sudah cukup dengan bertukar akun Facebook, Twitter atau Instagram, dan lain sebagainya. Media Sosial yang Sobat punya adalah gudang kartu nama calon klien dan klien potensial Sobat. Jadi, mulailah untuk menyortirnya dengan baik. Memanfaatkan media sosial itu kelihatannya mudah, tetapi sebenarnya cukup sulit. Bahkan beberapa perusahaan besar yang jor-joran anggaran dalam jumlah yang fantastis di sini hanya untuk menyuruh seseorang mengurus akun Twitter atau Facebook resminya.

Arahkan teman-teman Sobat di media sosial untuk berkunjung ke Blog Sobat, minimal beberapa kali. Tapi selalu posisikan mereka sebagai teman, bukan sebagai objek. Jangan main paksa mereka, lebih baik sugestikan saja bahwa mereka akan mendapatkan experience baru ketika membaca blog yang Sobat miliki. Perluas juga jaringan Anda dengan orang satu profesi, akan lebih baik jika Sobat mengenal lebih banyak fotografer lagi di dalam Facebok atau Instagram milik Sobat. Ini akan memberikan jaringan lain dan juga koneksi lain yang lebih luas.

Daun - Bunga !
Miksang Photography
trisoenoe.com

Yang perlu diingat, setiap media sosial memiliki karakter yang berbeda. Jadi, untuk mendapatkan jaringan di dalamnya, kita harus melakukan pendekatan dengan "bahasa" yang berbeda juga. Twitter misalnya, kita akan sulit untuk menjelaskan sesuatu dengan panjang kali lebar, karena "cuitan" di twitter dibatasi 140 kata (jadi, segala macam rayuan gombal dilaarang keras, karena terlalu panjang, wkwkwk). Ini membuat kita harus menyampaikan sesuatu dengan padat, tepat, dan juga mudah dimengerti. Berbeda dengan Facebook yang memungkinkan kita menulis hingga tiga paragraf dalam sebuah status. Bahkan, kita bisa berlama lama mengobrol dengan orang yang kita inginkan melalui menu chatting yang mereka miliki.

Media sosial adalah kekuatan yang tidak dapat dipungkiri saat ini memegang kendali atas banyak hal di dunia. Banyak hal yang bisa Sobat lakukan lewat media sosial. Jika sekelas revolusi di Mesir saja bisa dilakukan dan disebar-luaskan lewat Twitter, mengapa blog Sobat tidak?

Sobat, cerita di atas adalah cerita bagian empat, dan supaya Sobat bisa lebih pusing lagi, cerita tersebut akan disambung ke bagian kelima, dengan judul: "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Potongan Bagian Kelima)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Kitab Fotografi, Edisi Praktis Untuk Pemula Orang Awam
Beberapa sumber lain yang malu-malu dan tidak ingin disebutkan

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Rabu, 29 Juni 2022

Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Ketiga)


Fotografi Hitam-Putih
trisoenoe.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Rabu, 29 Juni 2022

Apa kabar Sobat jepret di seantero jagat raya? Semoga baik-baik saja ya semuanya. Tulisan kali ini saya persembahkan untuk meneruskan artikel yang sudah tayang sebelumnya. Supaya Sobat dapat mengerti alurnya, silahkan mampir dan baca cerita bagian keduanya, dengan judul; "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Kedua)". Dan sebagai kelanjutannya, inilah artikel bagian ketiga:

2. Tentukan tema blog Sobat dan tetaplah setia pada tema tersebut. 

Ini merupakan hal yang sangat penting, jika Sobat menginginkan blog Sobat berisi konten fotografi, teruslah bertahan pada "fitrah" di fotografi. Jangan hanya karena suasana hati sedang galau, lalu Sobat langsung berubah tema blog itu dan mengisinya dengan hal-hal yang berbau sedih dan mendayu-dayu. Atau tiba-tiba Sobat malah merubah blog Sobat secara frontal menjadi blog kuliner atau bahkan mengubahnya secara radikal menjadi blog yang berisi cara menerka angka togel.

Buat blog Sobat saling berkaitan dengan sosial media yang lain. Salah satu yang paling sukses mendorong popularitas blog pribadi adalah sosial media. Apa pun yang dibicarakan di sini akan cepat menjadi pembicaraan banyak orang dan juga cepat dilupakan. Ambil keuntungan dari mudahnya media sosial dalam hal menyebarkan isu. Selalu update media sosial Sobat jika Sobat telah memperbarui konten blog. Secara otomatis maka blog Sobat akan makin banyak yang mengunjungi.

Lakukan update dengan konsisten. Ketika konten Sobat sedang dalam fase yang ciamik, tetapi secara isi tidak banyak penambahan artikel yang baru, itu adalah pertanda bahwa blog sobat akan ditinggalkan oleh pembacanya. Sebaliknya, konten yang sering di update, akan membuat pembaca blog Sobat semakin banyak. Apalagi jika konten yang Sobat miliki adalah konten yang bukan kelas kacang alias kaleng-kaleng, ini akan membuat update dari blog Sobat ditunggu oleh banyak orang.

Fotografi Hitam-Putih
trisoenoe.com

Jalin komunikasi dengan pembaca, dan jangan lupa, blog bukan alat komunikasi satu arah saja. Blog adalah media massa, yang memungkinkan Sobat berkomunikasi dengan banyak orang, dan dalam cakupan yang seluas-luasnya. Akan menjadi sangat menjemukan jika blog Sobat hanya bicara satu arah saja alias monolog. Rajin-rajinlah untuk membalas respons atau komen yang diberikan oleh orang yang mengunjungi blog Sobat. Ini akan membuat yang pada mampir bakal lebih tertarik lagi untuk berkunjung ke blog yang Sobat miliki, karena secara tidak langsung, dengan membalas komentar, berarti Sobat memberi perhatian kepada orang-orang yang mampir tersebut.

Jika Sobat ingin sukses di dunia fotografi saat ini, blog adalah hal penting. Kalau Sobat tidak memilikinya, cepatlah buat karena buat saat ini, bikin blog itu zonder bayar alias gratis. 

Jadi tunggu apa lagi?

Segera lakukan, dan jangan buang-buang waktu!

Sobat, cerita di atas adalah cerita bagian ketiga, dan supaya lebih seru, cerita tersebut akan disambung ke bagian keempat, dengan judul: "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Celoteh Bagian Keempat)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.
Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Kitab Fotografi, Edisi Praktis Untuk Pemula Orang Awam
Beberapa sumber lain (yang ternyata ogah untuk disebutkan)

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Sabtu, 25 Juni 2022

Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Kedua)


Bunga !
Foto dengan komposisi tengah
trisoenoe.com

Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jakarta, Sabtu, 25 Juni 2022

Salam jumpa Sobat jepret semuanya. Tulisan kali ini dibuat untuk meneruskan cerita yang sudah tayang "bertahun-tahun" yang lalu. Supaya Sobat dapat memahami, silahkan mampir dan baca cerita bagian pertamanya, dengan judul; "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Pertama)". Dan sebagai kelanjutannya, inilah artikel bagian kedua:

Salah satu hal yang paling menguntungkan ketika mempunyai blog adalah kita memiliki database karya kita. Ini sangat penting ketika melakukan presentasi, calon korban (alias klien) akan dengan sangat mudah mengidentifikasi aura serta “nafas dan kharakter” fotografi kita dengan melihat blog kita terlebih dahulu. Kita juga tidak perlu bersusah-payah bertemu orang kalau ingin memperlihatkan hasil karya jepretan yang kita miliki. Dengan mudah kita bisa menunjukan alamat blog dan biarkan orang tersebut yang melihatnya.

Jika Sobat aktif menggunakan blog, maka Sobat akan mendapatkan beragam tanggapan dari orang-orang yang mampir ke blog Sobat. Tanggapan itu nanti modelnya akan macam-macam, mulai dari tanggapan yang biasa-biasa saja, tanggapan yang nyelekit, tanggapan yang bikin pedes hati, tanggapan yang bikin senang hati, dan bukan tidak mungkin, tanggapan itu mungkin saja sebuah permintaan untuk memotret. Masukan menjadi sangat penting karena kritik adalah sebuah cermin untuk menjadikan kita lebih baik kedepannya. Selain itu, jangan lupa cantumkan nomor kontak Sobat di Blog. Karena siapa tahu ada yang tertarik dan ingin menggunakan jasa Sobat.

Lorong !
Foto dengan komposisi segitiga
trisoenoe.com

Hal yang lebih ciamik lagi adalah, Sobat dapat menggunakan blog Sobat sebagai sarana untuk mendapatkan uang (selain cara-cara konvensional seperti: pesugihan, tuyul, menggadaikan kamera, menjual lensa, nyopet, menjambret, menjadi manusia silver, dan lain sebagainya). Banyak sekali para Blogger yang saat ini cukup kaya hanya dengan mengutak-atik dan isi artikel di blog mereka. Mereka dengan rajin meng-update konten blog sendiri dengan sesuatu yang original dan menarik bagi banyak orang. Ini akan menaikkan traffic pembaca yang berkunjung ke blog-nya setiap hari. Di sini celah untuk pasang-pasang iklan semakin terbuka besar.

Lalu, bagaimana caranya membuat blog yang Sobat miliki bisa menjadi menarik? 

Disini, saya akan menyajikan beberapa tips yang menarik dan rasa-rasanya patut untuk disimak. Menurut majalah "Forbes", ada 14 cara mudah yang bisa dilakukan untuk membuat blog Sobat populer, tetapi di sini saya akan memberikan beberapa point yang paling penting saja. 

Bunga !
Foto dengan komposisi segitiga
trisoenoe.com

Dan beberapa point tersebut adalah:


1. Buatlah sebuah blog 

Jikalau Sobat ingin supaya blog Sobat menjadi populer, dan ramai pengunjung, pertama kali yang Sobat harus lakukan adalah membuat blog tersebut. Saya rasa, saya tak perlu menerangkan lebih jelas lagi untuk point ini. 
Malu rasanya kalau saya harus menerangkan tentang ini. Sobat pikirlah sendiri!

Sobat, demikianlah cerita bagian kedua ini, dan selanjutnya akan disambung ke bagian ketiga, dengan judul: "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Ketiga)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Kitab Fotografi, Edisi Praktis Untuk Pemula Orang Awam

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Rabu, 01 Juni 2022

Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Pertama)


"Meniti Titian, Menuju Lautan"
Human Interest Photography
trisoenoe.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Rabu, 1 Juni 2022

Fotografi adalah sebuah karya seni, dan ini adalah realitas yang mutlak. Karena itu, fotografi jelas sangat membutuhkan medium untuk dipamerkan atau diper”tonton”kan. Kalau di jaman dahulu, sarana untuk memamerkan hasil jepretan fotografer masih serba terbatas (biasanya di galeri seni, atawe pada saat ada pameran fotografi, atau di event-event tertentu saja), maka sekarang itu semua sudah tak lagi sama. Pola fotografi sudah berubah karena mediumnya tidak hanya media cetak doang. Hasil jepretan sekarang bisa dipamerkan di berbagai "wahana", bisa di galeri seni, media cetak, atau bahkan hanya di dunia maya. Dan internet sekarang sudah menobatkan diri menjadi sarana yang paling utama untuk memamerkan hasil foto.

(Baca juga satu tulisan yang sangat menarik tentang fotografi, yang berjudul: "10 Langkah Awal Belajar Fotografi Praktis")

Kalau dulu, seorang fotografer bakalan pusing tujuh keliling cari jalan untuk memamerkan karyanya, saat ini tampaknya hal itu tidak lagi jadi soalan. Saat ini, karya foto sangat mudah untuk dipamerkan, ongkos produksinya juga ga mahal-mahal amat. Dengan media internet, fotografer tidak perlu repot untuk cetak hasil jepretannya, yang tentunya bakal sangat menghemat biaya produksi.

"Bunga Teratai"
Fotografi Hitam Putih
trisoenoe.com

Dunia internet saat ini memang memungkinkan para fotografer untuk berinteraksi dan menjalin komunikasi dengan siapa pun dan di belahan dunia manapun.  Website bisa sangat membantu, bukan hanya untuk mengumpulkan portofolio, tetapi sebagai referensi dan sekaligus sebagai galeri foto pribadi Sobat.

Akan sangat mubazir kalau hasil jepretan super ciamik yang Sobat miliki tidak diketahui oleh banyak orang. Apalagi kalau Sobat memang mau benar-benar serius untuk “terjebak” dalam dunia fotografi. Internet akan sangat membantu Sobat untuk mewujudkan cita-cita itu. 

So, dalam artikel yang sambung-menyambung ini, saya akan kasih beberapa tips agar Sobat bisa memanfaatkan internet sebagai kawan baik yang akan membantu Sobat dalam rangka menyebarkan karya-karya ciamik Sobat. Dan tips-tips tersebut adalah:

"Lampu"
Fotografi Minimalis dalam Hitam Putih
trisoenoe.com

A. Mulailah untuk membuat blog pribadi


Jika Sobat belum bisa untuk membuat sebuah website pribadi karena beberapa alasan, Sobat jangan langsung menyerah begitu saja. Sobat bisa membuat blog yang sederhana terlebih dahulu. Blog ini menjadi sangat penting karena bisa menjadi perpustakaan pribadi bagi foto-foto Sobat, sekaligus menjadi galeri pribadi yang bisa juga menjadi alat komunikasi yang sangat tepat kepada khalayak ramai di dunia.

Demikianlah Sobat, untuk cerita bagian pertama, dan selanjutnya akan disambung ke bagian kedua, dengan judul: "Internet, Dunia Lain yang Ajaib untuk Seorang Fotografer (Cerita Bagian Kedua)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

Kitab Fotografi, Edisi Praktis Untuk Pemula Orang Awam

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Rabu, 18 Mei 2022

10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Keempat dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)


Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Rabu, 18 Mei 2022

Apa kabar Sobat Jepret-ku yang tersayang? Semoga kalian waras dan sehat semua ya Sob! 

Sobat, kalau sebelumnya saya sudah tulis ocehan saya yang berjudul: "10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Ketiga dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)", maka ijinkan saya untuk mengupload ocehan penutup untuk empat potong ocehan saya, dan inilah dia potongan terakhirnya:

Kalau sebelum-sebelumnya yang diulas adalah kelebihan lensa kit dalam segi performa alias kedigdayaan, maka kali ini yang diulas adalah dalam sisi ekonomi dan aplikasi, seperti:

Bola Lampu
Dipotret dengan Lensa 18-55 mm
trisoenoe.com

7. Penghematan Bisa Dipakai untuk kebutuhan lain


Semua toko menjual lensa kit dengan bandrol yang agak murah saat kita membelinya bersama kamera.

Ga percaya? Nih, saya kasih sedikit gambaran ya Sob, kalau Sobat sekarang membeli sepaket kamera Canon 1200D + lensa kit 18–55mm, Sobat harus merogoh kocek sekitar Rp. 5,5 Juta. Padahal, kalau Sobat membeli kamera Canon 1200D tanpa lensa (body doang) harganya ada di kisaran Rp. 4,975 Juta. Jadi lensa kit “hanya” dibandrol 500 ribu perak. Padahal kalau Sobat beli lensa kit 18–55 secara ketengan, lensa ini biasanya dilepas dengan bandrol sekitar satu setengah juta.

Jadi, pada saat Sobat membeli kamera Canon 1200D + Lensa Kit 18–55mm, Sobat bisa berhemat sekitar 1 Juta perak. Uang segitu sangat lumayan untuk membeli berbagai aksesori fotografi lainnya (atau untuk menutup bon hutang di kedai kopi, warung rokok, atau di warteg langganan).

Bunga Liar
Dipotret dengan Lensa 18-55 mm
trisoenoe.com

8. Gampang Diaplikasikan


Sudah bukan rahasia lagi, kalau lensa kit 18-55 mm ini adalah lensa yang tidak manja, dan juga sangat mudah digunakan, serta sangat mudah dalam hal perawatan. Bandingkan dengan si “dia” yang masih tetap bikin kita repot dan kasih banyak stress walaupun status dia sudah jadi mantan (nah lho….!). Jadi, Sobat, jangan  banyak pikir lagi atau bingung lagi, segera tukarkan mantan Sobat dengan lensa kit 18-55 mm secepatnya.

Sendiri !
Dipotret dengan Lensa 18-55 mm
trisoenoe.com

9. Gampang Digadaikan


Untuk point yang satu ini, saya rasa Sobat sudah sangat mengerti, jadi tak usahlah rasanya saya uraikan lagi lebih detil. Kalau ada diantara para Sobat yang masih belum paham, dapat menghubungi cabang pegadaian terdekat di sekitar Sobat.

Lokomotif
Dipotret dengan Lensa 18-55 mm
trisoenoe.com

10. Berbagai Kelebihan Lensa 18-55 mm yang Sangat Tidak Saya Sarankan untuk Diterapkan


Point ke 10 ini adalah berbagai kegunaan tambahan, yang sangat tidak saya sarankan untuk diterapkan. Selain karena memang tidak ada kaitannya dengan fotografi, berbagai kegunaan dalam point ke 10 ini, seandainya Sobat terapkan, itu hanya akan menegaskan kepada khalayak kalau Sobat benar-benar….kepepet, atau Gila!!

Dan kelebihan-kelebihan yang tidak saya sarankan adalah:


a. Lensa kit 18-55 mm bisa digunakan (dan sangat efetif) untuk nimpuk maling.

b. Lensa kit 18-55 mm bisa dijadikan jaminan utang di warung rokok.

c. Lensa kit 18-55 mm bisa untuk meredakan rasa lapar (dengan cara dijual, terus uangnya untuk beli ketoprak!)

d. Lensa kit 18-55 mm bisa digunakan sebagai mas kawin saat akad nikah.

e. Lensa kit 18-55 mm bisa dijadikan bingkisan lebaran.

f. Lensa kit 18-55 mm sangat pas dijadikan asbak rokok

g. Banyak hal lain yang enggan untuk saya sebutkan………Silahkan pikir sendiri!

Demikianlah Sobat, untuk celoteh potongan terakhir alias ke empat dari empat potong ocehan, yang mengulas tentang 10 keistimewaan lensa kit yang harus Sobat Jepret ketahui, semoga Sobat Jepret dimanapun bisa sedikit bahagia atau sedikit terhibur.

Tetap sehat

Tetap semangat!

Covid pasti berlalu!

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:


#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Senin, 16 Mei 2022

10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Ketiga dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)


Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

Ciledug, Tangerang Kota, Banten, Senin, 16 Mei 2022

Selamat pagi, siang, sore, dan malam Sobat Jepret yang tercinta. Bagaimana kabarnya Sobat? Semoga hari ini Sobat Jepret semua diberi kesehatan yang maksimal ya. Sehat jiwa, sehat raga, dan juga dana alias keuangan. Pada kesempatan kali ini, ijinkan saya untuk menyambung tulisan saya yang sudah tayang kemarin dan kemarin dulu, yang berjudul "10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Kedua dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)". Dan inilah dia artikel sambungannya:

Kalau pada ocehan sebelumnya, yang dibahas adalah kehebatan lensa kit dalam soal harga, bobotnya yang ringan, harga filternya yang murah, dan lain sebagainya, maka dalam artikel kali ini, yang akan kita ocehkan bersama-sama adalah:

Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

4. Memiliki Minimum Focusing Distance yang bagus


Minimum Focusing Disctance, seperti diulas dalam artikel ini adalah ukuran kemampuan lensa memotret objek yang jaraknya dekat. Walaupun kemampuannya tidak akan bisa menyamai kedigdayaannya si lensa makro, namun lensa kit secara mengejutkan memiliki MFD lebih bagus dibandingkan dengan lensa yang lebih mahal.

Kedua lensa di atas (18–55mm f/3.5–5.6 baik milik Canon maupun Nikon) memiliki kemampuan fokus jarak dekat yang lebih baik dibandingkan lensa 17–55mm f/2.8 yang jauh lebih mahal.

So pasti ya Sob, ini bisa jadi berita bagus untuk kaum fotografer proletar yang punya isi kantong cupet (seperti saya pastinya!)

Bunga Kamboja
Dijepret dengan Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

5. Hanya Beli yang Kita Butuh Saja, Jangan Beli yang Kita Tak Butuh!


Ada sebuah ungkapan yang sangat sering kita dengar dalam dunia fotografi (dan juga pada hamper semua segi dalam kehidupan)), ungkapan itu adalah: “Saat kita bingung harus membeli apa, berarti sebenarnya kita tidak atau belum perlu membeli”. Saat Sobat sudah menggunakan lensa kit dalam jangka waktu yang cukup, Sobat akan cukup tahu seluk beluk fotografi. Sobat juga makin tahu selera, panggilan hati, irama dan juga aliran fotografi yang bakal Sobat tekuni.

Semisal, pada saat Sobat tahu bahwa selera dan jalan ninja Sobat adalah foto landscape dan Sobat sudah memiliki kemampuan yang jauh melebihi kemampuan lensa kit tadi, barulah Sobat dapat membeli lensa khusus landscape seperti Canon EF-S 15-85mm f / 3.5-5.6, atau Nikon AF-S Nikkor 14-24 mm FX f / 2.8, dan sebagainya. Bayangkan kalau Sobat di tahap awal sudah “kalap”, dan sudah kadung beli lensa yang lain (lensa makro misalnya), dan ternyata, panggilan hati Sobat ternyata bukan fotografi makro, alhasil, lensa yang sudah terlanjur kebeli tadi bakalan sia-sia karena tidak terpakai secara maksimal (atau bahkan tidak terpakai sama sekali)

So, dalam kasus di atas, lensa kit sangat berguna untuk “menuntun” Sobat menentukan jalan “jepret” Sobat, dan pastinya, membantu Sobat meredam pengeluaran yang tidak perlu.

Daun
Dijepret dengan
Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

6. Murah Belum Tentu Jelek (Dan yang Jelek Belum Tentu Harganya Murah)


Kalau Sobat belajar ilmu ekonomi di sekolah, pasti sedikit banyak Sobat akan paham, mengenai salah satu teori ekonomi yang sangat terkenal, yaitu hokum ekonomi produksi. Nah, lensa kit bisa dijual dengan harga yang sangat terjangkau karena produsen memproduksi lensa kit dalam jumlah yang sangat banyak sehingga biaya produksi untuk lensa ini bisa efesien, dan efeknya: ongkos pembuatannya bisa murah.

Sobat juga pasti sudah sangat paham, apa sebabnya lensa Canon 600mm f/4 L bisa dijual dengan harga Rp. 135 Juta? selain membutuhkan material yang lebih banyak dan lebih baik, juga karena lensa ini dibuat dalam jumlah yang sangat sedikit, alhasil ongkos produksinya membengkak.

Nah, istilah murah belum tentu jelek berlaku dalam kondisi seperti ini.
Ditinjau dari sisi optik, lensa kit yang Sobat gunakan sudah sangat cocok untuk digunakan secara “membabi-buta” sampai dengan batas maksimum alias hancur lebur. Pada saat level maksimum itulah, Sobat dapat berganti dengan lensa yang sesuai dengan jalan ninja yang Sobat pilih.

Demikianlah Sobat, untuk celoteh potongan ketiga, dan selanjutnya akan disambung ke bagian keempat, dengan judul: "10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Keempat dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:


#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Sabtu, 14 Mei 2022

10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Kedua dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)


Lensa Kit 18-55mm
trisoenoe.com

Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jakarta, Sabtu, 14 Mei 2022

Salam hangat Sobat jepret semuanya. Kali ini, saya ada kabar baik yang rasanya harus saya kabarkan kepada Sobat semua. Kabar baiknya adalah: Artikel yang sudah tayang sebelumnya, yang berjudul "10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Pertama dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)", ternyata ada sambungannya atau kelanjutannya.

Dan boleh percaya atau tidak, suka atau tidak suka, senang atau tidak, akan saya upload artikel kelanjutannya. Dan inilah dia artikel sambungannya:

Lensa Kit 18-55mm
trisoenoe.com

2. Imut, Simple dan Tidak Terlalu Berat (Tidak Seberat Beban Hidup yang Sobat Rasakan)


Lensa kit yang paling sering dijual dalam satu paket dengan kamera DSLR adalah lensa 18–55mm. Seperti yang saya tulis di atas, walaupun lensa kit ini kelihatan “ndeso” dan berpenampilan “hamba sahaya”, namun perlu diingat bahwa lensa kit ini simple, ringkas, dan tidak terlalu berat.

Sebagai contoh, lensa kit Canon 18–55 f/3.5–5.6 IS STM itu beratnya hanya sekitar 200 gram dan panjang maksimal hanya 6 cm.

Sementara lensa sejenis dengan spesifikasi semi pro, Canon 17–55mm f/2.8 IS USM berbobot 650 gram dan panjang maksimal 11 cm. Dimensinya hampir 2 kali lebih panjang dan 3 kali lebih berat.

Apalagi kalau dibandingkan dengan beras satu karung yang beratnya sekitar 50 kilo, jelas masih lebih enteng lensa kit bukan?

Nah, jadi jangan anggap enteng lensa kit ini Sobat. Apalagi kalau Sobat ternyata adalah tipe fotografer cap dengkoel (baca: dengkul), yang lebih suka hunting kesana dan kesini dengan berjalan kaki. Dengan membawa lensa kit yang ringan sebagai senjata utama, tentu saja daya jelajah Sobat akan lebih maksimal karena beban yang tidak terlalu berat. 

Bunga Teratai!
Dijepret dengan lensa kit 18-55mm
trisoenoe.com

3. Harga Filternya Lebih Murah


Filter lensa masih tetap berguna, meski Sobat hidup di era digital. Dan untuk filter berlaku hukum ini: makin besar diameter filter, harganya juga bakalan semakin mahal.

Lensa kit dasar seperti yang kita sebut di atas memiliki ukuran fisik yang kecil, otomatis membutuhkan ukuran filter yang lebih kecil pula.

Filter Kenko Pro–1 CPL (circular polarizer) yang berguna untuk memangkas refleksi saat kita memotret permukaan mengkilap (air, kaca, jidat teman, dan sebagainya) yang berukuran 77mm (lensa pro) harganya bisa diatas Rp. 1 Juta. Bandingkan dengan filter yang sama untuk lensa kit (diameter 58mm), harganya tidak sampai Rp. 700 ribu.

Sunset!
Dijepret dengan Lensa Kit 18-55mm
trisoenoe.com

Demikianlah Sobat, untuk celoteh potongan kedua, dan selanjutnya akan disambung ke bagian ketiga, dengan judul: "10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Ketiga dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:


#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photoshop 

Kamis, 12 Mei 2022

10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Pertama dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)


Lensa kit 18-55
trisoenoe.com

Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jakarta, Kamis, 12 Mei 2022

Apa kabar Sobat Jepret semuanya?

Pada kesempatan kali ini, ijinkan saya untuk mengulas satu tema, yang masih ada hubungannya dengan fotografi, yaitu lensa kamera. Dahulu, saya pernah sedikit menulis tentang kelebihan dari lensa 50 mm (silahkan baca di artikel yang berjudul: "Tentang Lensa 50 mm"), dan kali ini, yang akan saya coba telisik adalah lensa kit 18 - 55 mm. Dan inilah ocehan potongan yang pertama, silahkan disimak ya Sob!

Apakah Sobat ada yang tau apa itu lensa kit? 

Benar sekali Sob! Lensa kit adalah lensa kamera yang dijual dalam satu paket dengan kamera. Kebanyakan lensa kit punya tampilan yang terlalu “biasa” alias tidak heboh, ditambah dengan bahan lensanya yang mungkin kelihatan “murahan” dengan bahan plastik, ditambah dengan spesifikasinya yang juga terkesan “merakyat” alias biasa-biasa saja. Iya Sob, Lensa kit biasanya sering dicampakkan oleh fotografer-fotografer pemula (fotografer pemula tapi dari kelas sultan) karena dianggap kurang bonafide. 

Sayangnya, tingkah-laku seperti ini, selain menyakiti hati fotografer proletar (seperti saya), ternyata juga mencerminkan kemampuan yang rendah dari para fotografer sultan tersebut. Sebenarnya, lensa kit adalah senjata yang paling sempurna bagi para fotografer yang baru menyelami sekaligus mendalami dunia fotografi, sekaligus solusi paling elegan untuk fotografer “kasta dalit” dalam hal berdamai dengan budget.

Lho, Kenapa bisa begitu?

Iya Sob, ternyata lensa kit tidak “semurah” tampilannya. Justru, ditangan para ahlinya ahli (core to the core nya fotografer), lensa kit bisa kasih hasil jepretan yang ciamik, yang tak kalah ciamiknya dengan hasil jepretan lensa prime. Bukan hanya itu, lensa kit ternyata punya sederet nilai lebih, yang sayang apabila diabaikan. 

Nah, berikut ini akan saya coba sajikan, 10 keistimewaan dan kegunaan lensa kit yang sepertinya luput dari pemahaman kita:  

Bunga !
Dijepret dengan Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

1. Memiliki 4 Panjang Focal Klasik yang Berpadu Dalam 1 Lensa


Meski “penampakannya” terlihat sangat biasa, sebuah lensa kit memiliki 4 panjang focal klasik, dengan kata lain sebuah lensa kit bisa dengan apik mewakili tugas empat lensa prime/fixed sekaligus. Empat panjang focal klasik tadi adalah: 28mm (wide-angle), 35mm (medium wide), 50mm (normal) dan 85mm (portrait).

Angka focal length di atas adalah angka untuk kamera full frame, panjang focal ekuivalen untuk kamera APSC adalah masing-masing: 18mm, 23mm, 35mm dan 56mm.

Dan saat ini mayoritas lensa kit untuk kamera APSC yang dijual memiliki rentang 18–55mm. Pilihan lain adalah lensa kit dengan rentang dari lebar sampai mendekati medium tele: 18–105mm atau 18–135mm. Demikian juga saat Sahabat membeli kamera full frame, lensa kit yang paling sering di tawarkan adalah 24–105mm.

Bunga !
Dijepret dengan Lensa Kit 18-55 mm
trisoenoe.com

Memang lensa kit tidak akan menawarkan bukaan yang cetar membahana, paling mentok bukaannya di angka f/3.5, namun setidaknya Sobat bisa dapat fungsi dasar empat lensa (atau lebih) dalam satu lensa kit. 

Mengagumkan bukan?

Saya sudahi dulu untuk celoteh yang pertama ini ya Sob, dan selanjutnya akan disambung ke bagian kedua, dengan judul: "10 (baca: Sepuluh) Keistimewaan dan Kegunaan Lensa Kit Yang harus Sobat Jepret Ketahui ! (Ocehan Potongan Kedua dari Empat Potong Ocehan Ala Kadarnya!)", semoga Sobat Jepret dimanapun bisa terhibur.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

Sumber:

https://belfot.com/7-kelebihan-lensa-kit/

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photoshop