Sobat, dalam celoteh kali ini, kita akan coba membahas secara sekilas saja, tentang satu “semi” aliran dalam fotografi, yang Bernama beauty photography.
Definisi dari foto beauty adalah foto yang menampilkan atau memfokuskan kecantikan si obyek. Biasanya (tidak selalu!) foto ini berupa close-up atau tampak dekat, mulai dari ujung kepala hingga leher. Pada Beauty Photography, tata rias dan tata rambut yang diaplikasikan pada model menjadi fokus utama.
Ada pula foto beauty yang menampilkan detail beauty, atau hanya menampilkan bagian-bagian tertentu dari wajah yang ingin difokuskan seperti misalnya mata, hidung, bibir, dan sebagainya.
Foto beauty menampilkan suatu keindahan atau kecantikan dari si obyek secara keseluruhan. Dan secara umum, orang memandang kecantikan sebagai “sesuatu” yang harus ditampilkan secara sempurna, flawless, alias tanpa kekurangan sedikitpun.
Menurut saya, foto beauty termasuk salah satu kategori foto yang cukup sulit dalam pengaturan pencahayaannya.
Kenapa?
Jawabnya simple (tapi untuk mewujudkannya ternyata sangat sulit), foto beauty menuntut kesempurnaan secara absolut, baik dalam segi detail tata rias dan rambut, pose,hingga ekspresi wajah model. Untuk itulah pencahayaan juga perlu ditata dengan sempurna untuk menghasilkan foto yang sempurna pula.
Berikut adalah foto-foto yang menampilkan atau boleh dikategorikan sebagai beauty photography, baik dalam perspektif secara keseluruhan, karena ada sebagian photografer yang punya pendapat kalau beauty photography lebih melihat sebagai keseluruhan, baik model maupun backgroundnya ataupun temanya, dan secara utuh pula!
Silahkan disimak!
Demikianlah penuturan super singkat tentang definisi dari beauty photography. Benar atau salah, cocok atau tidak cocok, semuanya kembali ke perspektifnya si fotografer itu sendiri. Seperti yang sudah saya tuturkan di tempo lalu, fotografi itu adalah perwujudan dari seni, dan seni bukanlah sesuatu yang bersifat mutlak!
Walaupun demikian, saya sependapat dengan beberapa rekan fotografer lain, yang lebih suka untuk menerangkan dan menggambarkan “beauty photography” ini ke dalam satu kalimat saja…
Mahakarya!
Di Balik Layar Sebuah Mahakarya: Ego, Cahaya, dan Komunikasi
Sobat, setelah kita memahami bahwa beauty photography adalah tentang mengejar kesempurnaan yang absolut, ada satu hal lagi yang perlu kita bedah. Kesempurnaan itu tidak melulu soal kamera mahal, lensa premium, atau lampu studio yang berderet rapi. Di balik selembar foto beauty yang membuat mata kita terbelalak kagum, ada drama visual yang dimainkan oleh tiga elemen penting: Ego, Cahaya, dan Komunikasi.
Banyak fotografer pemula mengira tantangan terbesar aliran ini adalah menyetel kekuatan flash atau memilih softbox yang pas. Padahal, tantangan sebenarnya adalah bagaimana kita menyatukan banyak kepala untuk satu visi yang sama.
Dalam sesi foto beauty, seorang fotografer tidak bekerja sendirian. Kita adalah konduktor dari sebuah orkestra kecil yang beranggotakan Makeup Artist (MUA), Hair Stylist, dan tentu saja, sang model itu sendiri.
Sentuhan MUA adalah kanvas utamanya.
Pose dan ekspresi model adalah jiwanya.
Tugas kita sebagai fotografer adalah menangkap itu semua dengan "pahat" yang bernama cahaya.
Jika komunikasi antar-elemen ini tersumbat, lupakan saja kata "Mahakarya". Foto yang dihasilkan mungkin tajam, tetapi akan terasa hambar dan mati.
Selain itu Sob, beauty photography adalah ujian kesabaran tingkat tinggi. Ketika kita melihat detail wajah secara close-up, setiap pori-pori, setiap helai rambut yang keluar jalur, hingga riasan yang sedikit retak akan terlihat sangat jelas. Di sinilah ketajaman mata kita diuji. Kita dituntut untuk menjadi seorang perfeksionis yang cerewet namun tetap elegan di atas set foto. Kita harus tahu kapan harus berhenti, kapan harus memperbaiki riasan, dan kapan harus menekan tombol rana di momen yang paling tepat.
Jadi Sob, kalau ada orang yang bilang foto beauty itu gampang karena objeknya sudah dasarnya cantik, ajaklah mereka sesekali main ke studio. Biar mereka tahu bahwa kecantikan yang kasatmata itu baru menjadi sebuah seni tingkat tinggi ketika berhasil diabadikan lewat proses yang rumit, penuh dedikasi, dan tentu saja... jiwa yang menghargai keindahan secara utuh.
Bagaimana menurut Sobat? Sudah siap untuk mencoba menaklukkan aliran yang penuh tantangan estetika ini?
Demikianlah Sob, penuturan singkat kali ini. Semoga Sobat sekalian dapat terhibur karenanya.
(Tambahan ya Sob. kalau Sobat tertarik dengan aliran fotografi ini, silahkan mampir di artikel saya yang lain, yang juga mengulas tentang beauty fotografi. Judul artikel itu adalah: Beauty Photography (Atawe Foto yang Menusung Kecantikan), Satu Aliran dalam Fotografi, dan Penuturannya (Celoteh Bagian Pertama))
#One-day, One-photo, one-memory
Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu



Hasil karya yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!
BalasHapusLumayan bagus....mantab lah mas ! Ditunggu karya lainnya...4 Jempol!
BalasHapus