Kamis, 14 Juli 2016

Genre Atawe Aliran Dalam Fotografi...Bagian ke-3



Ciledug, Tangerang, Banten, Kamis, 14 Juli 2016

Masih menyambung postingan sebelumnya, tentang aliran atau genre, di dalam dunia fotografi, ini adalah sambungan dari postingan terdahoeloe, atau edisi ke-3 dari 4 edisi yang telah saya janjikan kepada anda semua! (hiperbola...alias berlebihan!). 

Dan untuk postingan ke-3 ini akan dijabarkan lagi 4 aliran dalam fotografi, yaitu: Food Photography, Fine Art Photograpy, Landscape Photography, dan Wild Life Photography. Nah, dari “preambule” tadi, sepertinya aliran-aliran tersebut udah nggak asing lagi buat kita ya! Tapi, biar lebih jelasnya, demikian akan saya jabarkan (dan semoga!) secara rinci, dan mendetail, tentang aliran-aliran tersebut:


1. Food Photography


Nah, dari namanya aja udah bisa ketebak, aliran fotografi ini adalah teknik pengambilan gambar atau foto yang berfokus pada makanan, bisa buah-buahan, atau sayuran, makanan pembuka atau penutup, pokoke, apa saja yang penting makanan. Namun, jangan terlalu menggampangkan teknik fotografi ini, food photography justru menjadi satu aliran yang cukup rumit, "kenapa rumit?" 


karena si fotografer harus mampu menyajikan hasil foto yang “lebih” dibandingkan dengan obyeknya sendiri!


Atau secara sederhana bisa dikatakan, foto dari aliran ini harus bisa merepresentasikan esensi (ampun dah...njelimet amat!) dari si obyek (dalam hal ini hidangan atau makanan) ke dalam karya foto yang ajib bin ciamik, sehingga, siapapun yang melihat foto aliran ini, seakan-akan melihat secara nyata obyeknya dan sekaligus bisa merasakan cita rasa dari obyek itu....gila...keterangannya nggak banget ya!...Gini aja deh, sederhananya, fotonya dibikin sedemikian rupa sehingga obyeknya keliatan enak pake banget...dan bakalan menggugah selera siapapun yang melihatnya!


2. Fine Art Photography


Aliran satu ini biasanya sering kita temui di brosur-brosur museum atau gallery karya seni pas lagi ada pameran! Ya, bener banget! Aliran ini adalah aliran fotografi yang menampilkan atau memvisualisasikan suatu karya seni, ke dalam bentuk foto. Walaupun, dalam beberapa pendapat umum, genre ini dapat juga diartikan sebagai metode atau cara membuat sebuah foto yang memenuhi visi kreatif para fotografer. Dan bukan dibuat dengan tujuan mempromosikan atau menjual produk atau jasa, fine art fotografi dibuat untuk memberikan ruang kreatif kepada seorang fotogarafer untuk menuangkan ide-ide kreatif yang dimiliki.


3. Landscape Photography


Landscape photography adalah teknik fotografi yang menangkap image dari suatu panorama alam, bisa berupa hutan, sungai, padang rumput, padang pasir, dan lain-lain.


Untuk teknik landscape ini,  biasanya si fotografer memadukannya dengan waktu yang pas pencahayaan dari alam seperti sunset atau sunrise, sehingga efek cahaya dari 2 tipe momen itu akan memperkuat tema landscape yang diusung.


4. Wild Life Photography


Fotografi jenis ini tentu tak asing bagi temen-temen yang punya T-shirt atawe kaos (nah lho!...apa hubungannya coba?) Nat-Geo, yaitu singkatan dari National Geographic...nah...bener banget sob, aliran fotografi ini menyajikan foto-foto tentang alam liar alias wild...biasanya obyeknya berupa hewan (atau tumbuhan) yang sedang melakukan aktifitas kehewanannya (khusus untuk hewan ya!), seperti, makan, tidur, berkelahi, ke kantor, nelpon, chating atau selfie....yah...pokoknya tentang alam liar deh! 


Termasuk anak sekolah yang lagi pada tawuran...itu termasuk foto wildlife...alias...hidup yang liar, dengan kata lain; ga punya otak, etika apalagi hati nurani!


Demikian edisi ke-3 dari aliran-aliran dalam fotografi...selanjutnya akan ditayangkan edisi ke 4 atau edisi terakhir dari aliran fotografi.


2 komentar:

  1. Hasil karya yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!

    BalasHapus
  2. Lumayan bagus....mantab lah mas ! Ditunggu karya lainnya...4 Jempol!

    BalasHapus