Jumat, 29 Juli 2016

FOTOGRAFI - KENAPA (TERUS) MOTRET DAN NULIS DI BLOG?

Ciledug, Tangerang-Banten
Jum'at, 29 Juli 2016...
Dini hari, pk. 01.00 WIB


Kemarin, saya baru saja dapat kritikan yang lumayan keras, tapi bernilai "luar biasa" secara psikologis dan pertimbangan realitas secara obyektif. Isi kritikannya tentang kesukaan (hobby) baru saya tentang jepreti-jepreta-jepreto dan ngebagi-bagi (share) poto hasil jepretan ke "dunia luar" atau sosmed (sosial medusa, eh, salah ding, sosial media, macam istagram, buku muka alias facebook), juga tentang kesukaan saya coba-coba nulis di blog (walaupun yang baca dikit buangetz!) yang topiknya juga kebanyakan sadur sana sadur sini tanpa penelitian yang komprehensif dan mendalam (yah...namanya juga baru!).


Dan yang bikin tambah mantab adalah, sohib saya yang ngeritik ini juga ga mau bersusah payah untuk membungkus kritikannya ke dalam kata-kata yang "halus", yah, dibikin semacam combro ranjau...mak nyus diluar, ngejeplak di dalem. 

Kritikannya langsung nabok banget; "buat apa sih lu poto-poto ga jelas, terus lu taro di blog, pake sok2 an nulis segala di blog yang ga jelas itu? Apa lu bisa dapet duit dari situ? ape lu terus bisa terkenal? Apa lu ngerasa kalo blog "caur plus brekele" lu itu bakal dibaca orang banyak dan bakal bikin derajat lo naek?....Ngimpi lu, realistis aja sekarang, cari duit, orang nilai lu dari apa yang lu punya, bukan dari apa yang ada di otak lu!....dan kritikan pedes tadi itu dipermanis dengan ketawa ala mak lampir di endingnya!

(yang kalo misal bisa saya bungkus kritikan itu tadi, udah saya bungkus dan saya pasarkan...Level 100...pedes nampol dus ngejedog gila!) 


Saya sempat merasa, ini orang bener juga!... Buat apa juga ngerjain hal-hal seperti ini, moto, setelah itu nulis di blog, apa iya orang bakal liat? Atau baca? hahahaha...mustahil...alias "imposibeleun". 



Dan, setelah merokok dan merenung singkat, akhirnya saya terpengaruh juga, dan memutuskan untuk berhenti. Jadilah  rencana "B" disusun, apa itu rencana B? Rencana B adalah tutup blog plus akun-akun di sosmed, bikin akun di "OLX" dan siap-siap posting poto kamera beserta seluruh kelengkapan yang menyertainya...jangan lupa dikasih kalimat-kalimat yang merayu dan dibubuhi dengan  singkatan bermakna magis, "BU" alias butuh uang, atawe "BC" alias butuh cepat! Jual semua! Kemudian, jalani hidup persis sama dengan yang diinginkan oleh sohib saya yang mengkritik saya tadi...kerja...kumpulin duit...beli barang-barang mahal dan lain-lain, dan siap-siap menikmati naiknya derajat saya karena ada sesuatu untuk dipamerkan ke khalayak ramai, mantab! (inget ya, dipamerkan, bukan dibagikan, karena banyak orang sekarang yang merasa bahwa pamer itu sama artinya ngebagi, padahal beda jauh!)



Tapi, sebelum rencana "B" tadi kelar dilaksanakan, di istagram muncul comment dari seseorang nuuuuun jauh di sana, seorang kenalan via sosmed yang tinggal di bosnia herzegovina. Dia apresiatif sambil kasih kritik yang isinya (sudah saya terjemahkan ya!-pen), "fotonya bagus, tapi masih bisa lebih bagus lagi, hanya perlu sedikit latihan dan latihan...tapi point of interestnya udah dapet!"....



Abis baca kritikan itu, saya tercenung dan "tercerahkan"..."Iya juga ya, kenapa juga harus menghentikan kegiatan yang saya sukai, yang menyenangkan buat saya, yang bisa bikin saya merasa mengisi peradaban (walau sedikit buangetzzz), dan bukan numpang hidup alias nyempil diperadaban manusia, cuma gara-gara kritik satu orang saja!.......



Hahahahahaha, saya ga bisa ngapa-ngapain selain ketawa, ketawa karena sadar betapa maksimalnya ke "bloon" an diri saya, yang langsung banting stir hanya karena kejedot sama satu komentar "satir" dari orang yang ga jelas juga apa kontribusinya di bumi selain napas, ngisi perut dan bikin polusi serta membagikan khalayak ramai semuaaaaa yang dia punya (sayangnya yang dibagiin cuma foto...bukan bendanya, apalagi duitnya!), juga menebarkan kritik super puedesssss ke orang-orang yang tidak sepaham dengannya!

Hahahahahahaha....nggak ada lain yang bisa saya kerjakan selain ketawa....dan ketawa!



Jadi, disinilah saya sekarang, masih menulis blog tentang apa yang menurut saya menarik, masih keliling dan foto-foto, kemudian mencari pencerahan dan ilmu dengan menebar hasil karya foto saya disosmed, sambil menunggu kritikan yang akan saya panen! Karena, walaupun kayanya klise banget, ternyata bener lho, "bukan pujian dan keberhasilan yang bikin orang bisa maju, tapi kritikan dan kegagalan!", sumpah...paitnya luar biasa, tapi benernya juga luar biasa....


Dan walaupun kayanya aneh...tapi ini ternyata kegiatan ini menyenangkan buat saya!



"Terima kasih banyak wahai sohib "the haves" saya, atas kritikan pedesnya, dan jangan khawatir, saya akan terus nulis diblog dan motret.....silahkan mem"bully" saya habis-habisan, karena toh cuma itu yang mampu kamu lakukan...dan cuma di bidang itu kamu bisa berprestasi!"

Salam Jepret buat untuk semua....


(Sebenarnya masih mau nulis lebih panjang dan lebih lebar lagi, tapi, karena stock kopi dan rokok sudah tandas...terpaksa diakhiri...untuk saat ini...Tapi pasti disambung lagi kalau stock rokok dan kopi sudah tersedia!)



10 komentar:

  1. Postingan yang bagus! dan Keren!

    BalasHapus
  2. Hasil karya yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!

    BalasHapus
  3. Lumayan bagus....mantab lah mas ! Ditunggu karya lainnya...4 Jempol!

    BalasHapus
  4. Terus berlatih memotret,mas.
    Menurutku hasil foto diatas sudah bagus cara pengambilan gambarnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak atas supportnya mas himawan. Nasehat mas himawan sangat mengena....hehehehe...

      terima kasih banyak atas apresiasinya ya mas...
      semoga mas himawan sehat, sukses, dan bahagia selalu!

      Hapus
  5. Nulis blog, jepret sana-sini, main game online ... itu semua hobi. Apa masalahnya kalau nggak ngedatangin duit. Yang penting kan kepuasan jiwa karena berhasil menciptakan atau memenangkan sesuatu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju seribu persen dengan pendapat mbak. memang mbak, kadang ada sebagian orang yang menakar sega sesuatunya dengan skala rupiah. Padahal, untuk kepuasan batin dan juga kebahagiaan hati dan jiwa, tidak ada takaran yang eksak.

      Segala sesuatu tidak melulu harus diukur dengan uang.

      Mbak bener banget mbak.

      Terima kasih banyak atas apresiasi dan advisnya mbak, semoga Tuhan sealu memberikan kebahagiaan dan keceriaan untuk mbak...selalu...!

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Yg penting kesenangan dan kepuasan tersendiri mas, atau gak blog nya di daftarin ke adsense mas, malahan bisa menghasilkan duit juga dr hobi, ya gak, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mbak. Saya sangat setuju dengan pendapat mbak. Memang, tak semua kritik itu membangun, adakalanya kritik itu sangat subyektif dan egosentris.

      Terima kasih banyak untuk apresiasinya ya mbak!
      Semoga mbak sukses selalu dan sehat selalu!

      Hapus