Senin, 17 Juni 2024

5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Renungan Bagian Keempat)


Bekerja, Bersama
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 17 Juni 2024

Pada renungan bagian keempat ini, saya akan mencoba berbagi tentang langkah keempat yang bisa dipakai untuk menghasilkan foto siluet yang top markonyos. Supaya Sobat bisa dapat mengerti mengenai apa yang saya tulis dan tanpa perlu kepala ada sakit, silahkan Sobat membaca bagian ketiga atawe tulisan sebelumnya yang punya judul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Goresan Bagian Ketiga)”. Dan renungan ini adalah sambungan dari tulisan ketiga tadi, silahkan disimak:

4. ATURLAH CALON KORBAN JEPRETAN SOBAT 

Karena fotografi siluet berfokus pada bentuk dan kontras yang tegas, jadi sangat penting untuk mempertimbangkan komposisi gambar siluet Sobat dengan ciamik.

Komposisi adalah tentang penempatan subjek Sobat di dalam frame. Walaupun memang terkadang cukup “pantas” untuk menempatkan subjek di Tengah-tengah frame, untuk foto siluet yang menarik, yang terbaik adalah menempatkan subjek di luar pusat, dengan berpatokan lepada aturan sepertiga untuk menciptakan gambar yang lebih dinamis dan menarik secara visual.

Ini berarti menempatkan subjek di sepanjang salah satu garis berpotongan yang dibuat dengan membagi bingkai menjadi tiga bagian, bukan di tengah frame. Hal ini membantu menciptakan komposisi yang lebih seimbang secara visual dan menarik perhatian pemirsa ke subjeknya.

Senja dan Bambu
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Alat komposisi yang tak kalah ciamik lainnya adalah mengoptimalkan ruang negatif. Ruang negatif mengacu pada area di sekitar subjek yang dibiarkan kosong, baik di latar depan maupun latar belakang. Ruang negatif dapat digunakan untuk menciptakan esensi keseimbangan, menekankan bentuk dan bentuk subjek, serta menambah daya tarik visual pada jepretan Sobat. 

Penting juga untuk memperhatikan garis dan bentuk pada foto Sobat. Siluet sering kali mengandalkan garis dan bentuk yang kuat untuk menciptakan dampak, jadi penting untuk mencari peluang untuk menggunakan elemen ini supaya foto yang Sobat hasilkan lebih indah. 

Ingatlah bahwa kesederhanaan adalah elemen dasar dalam fotografi siluet yang sempurna, jadi hindari komposisi dan latar belakang yang berantakan atau ramai yang dapat mengurangi nyawa dari foto siluet yang Sobat hasilkan. Salah satu cara paling efektif untuk menghilangkan latar belakang yang berantakan adalah dengan memotret dari sudut yang sangat rendah. 

Memandang Sang Surya
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Dan sementara kita membahas sudut pandang, gunakan sudut pandang untuk membersihkan bentuk yang diciptakan oleh, katakanlah, sekelompok orang. Seringkali cara terbaik untuk mengisolasi subjek satu sama lain adalah dengan menggerakkan tubuh dan menyesuaikan angle pengambilan foto. Bereksperimenlah dengan berbagai sudut dan posisi untuk menemukan komposisi yang sempurna antara subjek dan latar belakang foto Sobat.

Demikianlah para Sobat yang terkasih, tulisan yang menjabarkan tentang 5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Renungan Bagian Keempat). Dan renungan saya di atas akan saya sambung lagi ke bagian kelima dengan judul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Lamunan Bagian Kelima)”, semoga Sobat jepret bisa dapat banyak bahagia saat membacanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "orang yang benar-benar tidak bijak"; “Jangan pernah menunda sampai besok apa yang dapat kamu lakukan lusa."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Catatan: Fotografi siluet terkadang akan lebih kuat dan lebih ber“nyawa” pada saat subyek yang ada dalam frame semakin sedikit atau semakin kecil, sehingga semakin mempertegas pesan yang dibawa oleh foto siluet tersebut)

Tag:
#Fotografi, #Tips Fotografi, #Siluet

Minggu, 09 Juni 2024

5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Goresan Bagian Ketiga)


Bersama dan Senja
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Beraban, Tabanan, Bali, Minggu, 9 Juni 2024

Pada goresan bagian ketiga ini, saya akan menjabarkan tentang jurus ketiga yang bisa dipakai untuk menghasilkan foto siluet yang ciamik. Supaya Sobat bisa segera paham mengenai apa yang saya tulis dan tanpa perlu dapat banyak pusing, silahkan Sobat membaca bagian kedua atawe tulisan sebelumnya yang punya judul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Coretan Bagian Kedua)”. Dan goresan ini adalah sambungan dari tulisan kedua tadi, silahkan disimak:

Bayang Senja & Rumput
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

3. SESUAIKAN PENGATURAN EKSPOSUR KAMERA SOBAT


Jadi, pengaturan kamera seperti apa yang Sobat gunakan untuk fotografi siluet? 

Menselaraskan setelan eksposur adalah jalan ninja yang utama untuk menciptakan foto siluet yang ciamik. Karena foto siluet yang memukau sebagian besar bertumpu pada kontras yang kuat antara subjek dan latar belakang. Untuk itu penting untuk beralih dari mode otomatis dan menyesuaikan pengaturan eksposur secara manual. Itu adalah cara terbaik untuk memastikan subjek Sobat tampak seperti bentuk gelap dan tak berbentuk dengan latar belakang yang tegas dan terang.

Jika Sobat kurang yakin untuk memotret dalam mode manual, Sobat tetap dijinkan untuk memilih setelan program dan menggunakan fitur kompensasi eksposur. Kompensasi pencahayaan memungkinkan Sobat menyesuaikan kecerahan hasil foto tanpa perlu mengubah pengaturan aperture atau kecepatan rana secara manual. Untuk menggunakan kompensasi eksposur, cukup pilih nilai negatif (seperti -1 atau -2) untuk menggelapkan keseluruhan eksposur dan menciptakan siluet yang lebih kuat dan lebih nyata.

Tentu saja, cara lain untuk menyesuaikan eksposur Sobat adalah dengan menggunakan mode manual kamera Sobat. Dalam mode manual, Sobat punya otoritas penuh untuk mengatur setelan apertur, kecepatan rana, dan pengaturan ISO, sehingga Sobat dapat menyempurnakan eksposur untuk menciptakan efek foto siluet ciamik yang Sobat inginkan.

Berdiri Sendiri
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Mulailah dengan mengatur aperture ke f-stop kecil (seperti f/16 atau f/22) untuk memastikan subjek dan latar belakang berada dalam fokus. Kemudian sesuaikan kecepatan rana kamera Sobat hingga subjek Sobat tampak sebagai siluet gelap dengan latar belakang terang. Sobat mungkin perlu bereksperimen dengan kecepatan rana yang berbeda untuk bisa dapat keseimbangan yang sesuai dengan selera.

Seperti yang Sobat lihat, menyesuaikan eksposur adalah langkah yang boleh dibilang sangat penting dalam menciptakan foto siluet yang menakjubkan. Jangan takut untuk bereksperimen dengan pengaturan berbeda dan menyempurnakan eksposur Sobat untuk menciptakan siluet yang mencolok secara visual dan punya daya tarik yang tinggi.

Demikianlah para Sobat yang tersayang, tulisan yang menjabarkan tentang 5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Goresan Bagian Ketiga). Dan goresan saya di atas akan saya sambung lagi ke bagian keempat dengan judul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Renungan Bagian Keempat)”, semoga Sobat jepret boleh dapat banyak senang saat membacanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "orang yang memang tidak bijak"; “Jomblo tidak harus malu, kalau kamu jomblo bukan berarti kamu tidak laku, tapi memang tidak ada yang mau."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Catatan: Fotografi siluet tidak selalu harus disajikan dalam latar belakang yang jelas dan kuat. Latar belakang yang blur dan kaya warna juga dapat memberikan sentuhan dramatis pada foto siluet yang Sobat hasilkan)

Tag:
#Fotografi, #Tips Fotografi, #Siluet

Senin, 03 Juni 2024

5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Coretan Bagian Kedua)


Menapak Senja Bersama
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Kediri, Tabanan, Bali, Senin, 3 Juni 2024

Pada coretan bagian kedua ini, saya akan menjabarkan tentang langkah kedua yang bisa dipakai untuk menghasilkan foto siluet yang ciamik. Supaya Sobat bisa mengerti tanpa ada pusing kepala dan tanpa perlu menerka-nerka, silahkan Sobat membaca bagian pertama alias bagian sebelumnya yang berjudul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Tulisan Bagian Pertama)". Dan Coretan ini adalah sambungan dari tulisan pertama tadi, silahkan disimak:

Merenung, Menunggu
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

2. Jangan Ragu untuk Menggunakan Lampu Latar

Menggunakan cahaya latar adalah elemen kunci dalam memotret siluet. Cahaya latar menciptakan garis kontras yang kuat antara subjek dan latar belakang. Subjek tampak sebagai bentuk yang gelap dan tidak berbentuk dengan latar belakang yang cerah dan sering kali berwarna. Kontras ini menjadikan siluet yang dipotret kelihatan mencolok dan dramatis secara visual.

Saat menggunakan lampu latar, penting untuk mengingat beberapa hal. Pertama, dan ini tidak perlu dikatakan lagi, sumber cahaya harus berada di belakang objek yang Sobat jepret, bukan di depannya. Ini akan memastikan bahwa subjek Sobat memiliki cahaya latar dan tidak terlalu terang (Kalau masih belum paham juga dengan konsep ini, itu artinya Sobat benar-benar kebangetan!).

Bayang Senja
Fotografi Siluet - trisoenoe.com

Bila Sobat memotret siluet di luar ruangan, hindari memotret di tengah hari. Yang terbaik adalah memotret saat matahari sedikit lebih rendah. Penting juga untuk menggunakan sumber cahaya yang kuat untuk menciptakan kontras yang diperlukan untuk siluet. Matahari adalah pilihan yang bagus untuk fotografi siluet alam, namun Sobat juga dapat menggunakan jendela terang untuk fotografi siluet di dalam ruangan.

Pertimbangan lain ketika menggunakan lampu latar adalah sudut sumber cahaya. Tergantung pada posisi matahari atau sumber cahaya lainnya, Sobat mungkin perlu menggeser subjek untuk menemukan sudut terbaik terhadap cahaya latar. Misalnya, jika matahari tepat di belakang subjek, Sobat mungkin perlu berpindah ke satu sisi atau sisi lainnya untuk menciptakan gambar yang lebih menarik dan dinamis.

Penting juga untuk mempertimbangkan intensitas cahaya latar. Kalau sumber cahaya terlalu kuat, subjek yang Sobat potret bakal terlihat terlalu gelap dan kurang detail. Kebalikannya, kalau sumber cahaya terlalu redup alias remang-remang, siluetnya bisa jadi malah kurang terlihat. Sobat sebaiknya coba-coba saja dengan berbagai kondisi pencahayaan dan sesuaikan pengaturan eksposur Sobat untuk menemukan setelan yang harmonis dan ciamik antara cahaya latar dan detail.

Demikianlah para Sobat yang tersayang, tulisan yang menjabarkan tentang 5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Coretan Bagian Kedua). Dan coretan saya di atas akan saya sambung lagi ke bagian ketiga dengan judul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Goresan Bagian Ketiga)”, semoga Sobat jepret boleh sedikit bahagia karenanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "orang yang tidak bijak"; “Tertawa bisa jadi obat terbaik. Tapi kalau Sobat terus tertawa tanpa alasan yang jelas, mungkin Sobat butuh obat."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Catatan: Fotografi siluet tidak harus selalu ditampilkan dalam ranah hitam dan putih saja. Terkadang, siluet yang ditampilkan dengan atmosfer yang kaya warna dapat terlihat lebih menarik sekaligus berbeda)

Tag:
#Fotografi, #Tips Fotografi, #Siluet

Sabtu, 25 Mei 2024

5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Tulisan Bagian Pertama)


Sendiri dalam Senja
Fotografi Siluet
trisoenoe.com

Beraban, Tabanan, Bali, Sabtu, 25 Mei 2024

Apa itu fotografi siluet?

Fotografi siluet adalah jalan ninja yang indah dan dramatis untuk “menjebak” suatu pemandangan atau subjek. Dengan memanfaatkan kontras antara subjek dan latar belakang, Sobat dapat menciptakan cerita yang menarik yang menekankan bentuk, wujud, dan emosi ke dalam frame.

Dalam artikel kali ini, saya akan mencoba untuk berbagi tips penting dalam memotret siluet, mulai dari memilih subjek dengan latar belakang yang seperti apa, pengaturan kamera yang harus gimana, komposisi fotografi siluet yang macam mana, hingga mengedit gambar akhir foto Sobat biar tidak hancur kemana-mana.

Memotret siluet adalah salah satu cara yang mustajab untuk menceritakan sebuah kisah dan menyampaikan suasana hati, emosi, dan drama ke dalam Bahasa fotografi. Dengan menghilangkan detail subjek yang disiluetkan dan memfokuskan pada garis luarnya, Sobat dapat menciptakan gambar yang sangat kuat secara visual yang dapat menangkap “nyawa” dari si subjek. Siluet juga dapat digunakan untuk menyampaikan rasa dengan nuansa misteri, keintiman, tali rasa, atau kekaguman, tergantung subjek dan latar belakangnya.

Sebenarnya, tips untuk menghasilkan foto siluet yang kuat itu ada banyak banget, dan karenanya, dalam artikel lima bagian ini, yang akan saya tulis hanya 5 saja, yaitu:

Keramaian - Fotografi Siluet
trisoenoe.com

1. Pilih Subyek Yang Tepat

Memilih subjek yang tepat sangatlah penting dalam mendapatkan foto siluet yang menarik. Tidak semua subjek bisa sejalan dengan jenis fotografi ini, jadi penting untuk memilih subjek yang akan menciptakan siluet yang menarik secara visual dan punya “frekwensi”.

Saat memilih subjek, pertimbangkan bentuk dan posisinya. Subjek dengan bentuk yang kuat dan mudah dikenali sering kali menghasilkan siluet terbaik. Beberapa contoh subjek yang menarik dengan bentuk yang kuat adalah pohon, bangunan, hewan, dan manusia. 

Saat memotret sekelompok orang, perhatikan bentuk yang mereka ciptakan saat bersama. Jika terlalu berdekatan, bentuknya bisa menjadi berantakan dan tidak jelas. Siluet orang terbaik adalah orang yang agak terisolasi atau sama sekali terisolasi. Paling tidak, pastikan orang-orang terpenting dalam siluet itu tidak acak adut alias tumpang tindih. Hal yang sama tentunya berlaku untuk foto siluet lainnya.

Penting juga untuk mempertimbangkan latar belakang saat memilih subjek. Latar belakangnya harus terang dan idealnya memiliki warna atau tekstur yang memberikan kontras yang menarik pada subjeknya. Ingatlah bahwa siluet itu sendiri sebagian besar berwarna hitam, jadi penting untuk memiliki beberapa warna dan/atau tekstur pada latar belakang. Misalnya, matahari terbenam yang cerah atau langit yang berwarna-warni dapat menciptakan latar belakang siluet yang mencolok.

Selubung Senja
Fotografi Siluet
trisoenoe.com

Jangan lupa untuk mempertimbangkan dampak emosional dari subjek tersebut. Siluet sering kali digunakan untuk menciptakan gambar atmosferik dan murung yang membangkitkan rasa misteri atau drama. Perhatikan baik-baik subjek yang akan Sobat jepret dan emosi yang ditimbulkannya dalam diri Sobat. Kemudian tanyakan pada diri Sobat, bagaimana Sobat dapat menghidupkan emosi tersebut dalam foto siluet yang bakal Sobat hasilkan. 

Cara yang sangat efektif untuk menciptakan dampak emosional dengan siluet adalah dengan fokus pada hubungan antara subjek dan latar belakang. Misalnya, siluet seseorang yang sedang berdiri di atas tebing dengan pemandangan yang menakjubkan dapat menimbulkan rasa kagum dan takjub. Siluet pasangan yang berjalan bergandengan tangan menuju matahari terbenam dapat menyampaikan rasa romantis dan keintiman.

Saat memilih subjek untuk memotret siluet, penting untuk diingat bahwa siluet bekerja paling baik bila atmosfer yang ditampilkan dalam frame sederhana dan rapi. Hindari subjek yang terlalu “ramai” atau memiliki terlalu banyak detail, karena hal ini dapat mengurangi dampak siluet. Sebaliknya, fokuslah untuk menciptakan foto yang bersih dan sederhana yang menekankan pada bentuk dan visual subjek.

Demikianlah para Sobat yang tercinta, tulisan yang menjabarkan tentang 5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Tulisan Bagian Pertama). Dan tulisan saya di atas akan saya sambung lagi ke bagian kedua dengan judul: “5 Langkah Sederhana Untuk Bikin Foto Siluet Yang Memukau (Coretan Bagian Kedua)”, semoga Sobat jepret dapat banyak senang karenanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "orang yang agak bijak"; “Bermimpilah sesuka hati tentang apa saja yang kamu inginkan, sebab itu hanyalah mimpi."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(Catatan: Fotografi siluet terkadang bisa menjadi solusi yang paling jitu, terutama apabila Sobat tidak menemukan model yang tampilannya tidak cukup "layak" untuk dipotret...hahahaha)

Tag:
#Fotografi, #Tips Fotografi, #Siluet

Minggu, 19 Mei 2024

Tips Fotografi, Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Ketiga)



Kediri, Tabanan, Bali, Minggu, 19 Mei 2024

Pada tulisan babak ketiga yang akan sama-sama kita ulas masih di seputar "bermain-main" dengan refleksi untuk menghasilkan jepretan yang indah. Supaya Sobat bisa paham tentang tulisan-tulisan ini, silahkan Sobat baca kembali artikel sebelumnya yang berjudul: "Tips Fotografi, Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Kedua)", dan ini adalah tulisan yang menjadi sambungannya:

Gunakan tripod 

Untuk mengambil foto dengan refleksi yang tajam, Sobat bisa juga memanfaatkan alat bantu yang namanya tripod. Tripod ini sangat membantu menjaga kamera tetap stabil (tidak bergoyang-goyang) dan mencegah gambar menjadi buram. Nah, kalau ternyata sobat tidak punya tripod, bisa juga menggunakan alternatif alat bantu lain untuk meletakkan kamera, seperti tumpukan bata, buku, di atas tembok, tumpukan emas batangan, di atas kap mobil Mini Cooper, dek kapal pesiar pribadi, sayap pesawat jet pribadi, dan sebagainya.


Manfaatkan cahaya semaksimal mungkin

Cahaya adalah salah satu faktor penting dalam fotografi. Sobat harus memanfaatkan cahaya semaksimal mungkin dan bermain dengan efek cahaya itu, kemudian lihatlah bagaimana cahaya akan mempercantik refleksi. Cobalah untuk memotret pada saat cahaya cerah dan lembut (hindari memotret pada saat cahaya sedang ganas-ganasnya seperti pada saat tengah hari bolong, atau pada saat sinar sedang kurang-kurangnya seperti pada saat tengah malam buta).


Fokus pada obyek yang Sobat potret 

Meskipun refleksi bisa menjadi elemen menarik dalam foto, pastikan subjek utama tetap menonjol. Jangan biarkan refleksi mengambil alih fokus. Contohnya, Ketika Sobat mencoba memotret model dengan refleksi jendela, usahakan supaya model tersebut terlihat dominan, jangan sampai malah kaca jendelanya yang dominan.

Bereksperimenlah pada angle yang berbeda-beda

Jangan takut untuk bereksperimen dengan angle yang berbeda untuk menciptakan komposisi yang menarik. Cobalah untuk melihat subjek melalui refleksi dari berbagai sudut.

Jangan takut untuk mengedit

Setelah mengambil foto, jangan ragu untuk mengeditnya. Sobat dapat meningkatkan kontras, warna, dan tajamnya gambar untuk mencapai efek yang diinginkan.

Pola dan simetri

Refleksi seringkali menciptakan pola dan simetri yang menarik. Cobalah untuk menonjolkan pola ini dalam foto.

Lingkungan yang bersih 

Pastikan lingkungan sekitar refleksi dalam keadaan bersih. Bercak atau kotoran dapat mengganggu hasil akhir foto.

Menggunakan refleksi dalam fotografi adalah cara kreatif untuk menciptakan gambar yang menarik dan berkesan. Dengan mencari refleksi di berbagai medium dan mengikuti tips yang disebutkan di atas, Sobat dapat menciptakan foto yang memikat dan indah. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan konsep refleksi dan mengembangkan gaya unik dalam fotografi. Refleksi adalah salah satu cara untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda dan mengungkapkan kreativitas Sobat dalam seni fotografi.

Itulah Sobat-sobat tercinta, coretan yang menjelaskan tentang Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Ketiga). Dan coretan saya di atas adalah bagian akhir dari coretan tiga babak yang mengulas mengenai refleksi dalam fotografi.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "Patrick Star"; “Sahabat adalah mereka yang tetap ada, walau seluruh dunia berkata kau tak lagi berharga."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(catatan: Refleksi dalam fotografi bisa jadi merupakan salah satu solusi dalam memahami relitas suatu obyek. Aneh memang, terkadang suatu obyek dalam foto akan lebih mudah terlihat "indah" apabila obyek itu disajikan dalam bahasa "pantulan" dalam frame)

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Sabtu, 09 Maret 2024

Tips Fotografi, Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Kedua)



Beraban, Tabanan, Bali, Sabtu, 27 Januari

Pada coretan babak kedua yang akan sama-sama kita bahas masih di seputar "bermain-main" dengan refleksi untuk menghasilkan jepretan yang ciamik. Supaya Sobat bisa mengerti tentang tulisan-tulisan ini, silahkan Sobat baca kembali artikel sebelumnya yang berjudul: "Tips Fotografi, Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Pertama)", dan ini adalah coretan yang menjadi sambungannya:


Refleksi di Kaca Jendela

Kaca jendela juga bisa menjadi media yang menarik untuk menciptakan refleksi. Sobat dapat mengambil foto dari dalam ruangan dengan memanfaatkan refleksi yang terlihat di jendela. Ini menciptakan lapisan tambahan dalam gambar.

Refleksi Abstrak

Cobalah untuk menciptakan gambar refleksi yang bersifat abstrak. Sobat bisa mencari detail-detail seperti tekstur, warna, dan bentuk yang unik dalam refleksi. Ini adalah cara yang kreatif untuk melihat objek sehari-hari dari sudut pandang yang berbeda.

Manfaatkan Air Genangan

Setelah hujan, tumpahan air atau genangan air di jalan bisa menjadi sarana yang sangat menarik untuk menciptakan refleksi. Cobalah untuk mengeksplorasi alam sekitar setelah hujan dan cari gambar menarik yang mencerminkan dalam genangan air.


Refleksi dalam Fotografi Arsitektur

Bangunan dan tampilan arsitektural seringkali menciptakan refleksi yang menarik. Cobalah untuk menangkap citra bangunan yang tercermin di kaca gedung pencakar langit atau di genangan air yang ada di sekitar gedung tersebut. Coba untuk bereksperimen dengan pantulan pada bidang-bidang tadi, dan jangan lupa, gunakan fantasi Sobat agar foto yang Sobat hasilkan bisa menjadi menarik

Menciptakan Ilusi

Dalam fotografi, Sobat dapat menggunakan refleksi untuk menciptakan ilusi optik yang menarik. Cobalah untuk memainkan perspektif dan menciptakan gambar yang membingungkan mata bagi siapa saja yang melihat foto Sobat.

Itulah Sobat-sobat yang kusayangi, coretan yang menjelaskan tentang Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Kedua). Dan coretan saya di atas akan saya sambung lagi ke bagian ketiga dengan judul: “Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Ketiga)”, semoga Sobat jepret bisa terhibur karenanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "Squidward Tentacle"; “Seni tidak bisa ditentukan oleh waktu, seni akan datang saat semuanya sudah siap."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(catatan: Terkadang, memotret suatu obyek dengan memanfaatkan refleksi justru semakin memperkuat dari obyek dalam frame. Bahkan ada beberapa obyek yang semakin terlihat cantik ketika yang dijebak dalam frame adalah pantulannya, dan bukan realitasnya)

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Kamis, 08 Februari 2024

Tips Fotografi, Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Pertama)


Aku dan Senja
Soft Photography
trisoenoe.com

Kediri, Tabanan, Bali, Kamis, 8 Februari 2024

Fotografi adalah ruang seni yang menciptakan dunia yang tak terbatas untuk menuangkan segala fantasi dan ekspresi yang Sobat inginkan. Fotografi juga bukanlah seni yang kaku, tetapi seni yang luwes, imajinatif, dan juga tidak berbatas. Dalam fotografi, teknik memotret dan juga genre yang baru akan selalu muncul. Salah satu teknik yang sering digunakan dalam fotografi adalah “bermain” dengan pantulan atau refleksi. Pantulan dapat merefleksikan gambar yang ciamik serta berkharakter, dan ini adalah ide kreatif yang dapat memperkaya portofolio Sobat. Dalam artikel ini, Saya akan mencoba untuk secara singkat memaparkan konsep refleksi dalam fotografi, memberikan pemahaman yang  (semoga) kreatif, dan sedikit bagi-bagi tips untuk mengambil foto yang menakjubkan dengan bermain pada efek pantulan.

Apa Itu Refleksi dalam Fotografi?


Refleksi dalam fotografi terjadi ketika cahaya dipantulkan oleh permukaan, bisa berupa pantulan pada permukaan cermin, air, kaca, atau yang lainnya, dan menciptakan bayang pantulan atau refleksi dari obyek aslinya. Ini menciptakan dimensi tambahan dalam foto dan sering kali menghasilkan efek visual yang sangat berbeda dibanding metode yang biasa. Refleksi dapat ditemukan di berbagai situasi, mulai dari pantulan air di danau hingga cermin di dalam ruangan.

Refleksi di Air

Air adalah salah satu media yang paling sering digunakan untuk menciptakan refleksi dalam fotografi. Sobat dapat mengambil foto refleksi di permukaan air yang tenang, seperti genangan air setelah hujan atau danau. Cobalah untuk menangkap berbagai obyek di alam, bangunan, atau objek lain yang mencerminkan keindahan alam di air.

Bidadari dalam Cermin
Soft Photography
trisoenoe.com

Cermin

Penggunaan cermin dalam fotografi adalah cara yang kreatif untuk menciptakan refleksi. Sobat dapat mengambil gambar orang, benda, atau pemandangan yang terpantul di cermin. Cobalah untuk mengeksplorasi sudut pandang yang berbeda untuk menciptakan komposisi yang ciamik.

Itulah Sobat-sobat yang kusayangi, coretan yang menjelaskan tentang Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Pertama). Dan coretan saya di atas akan saya sambung lagi ke bagian kedua dengan judul: “Ketika Obyek “Bermain” Dengan Refleksi Dalam Foto (Coretan Babak Kedua)”, semoga Sobat jepret bisa terhibur karenanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "Patrick Star"; “Aku lebih suka berjalan dengan seorang sahabat di dalam kegelapan, daripada sendirian di dalam terang.”

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(catatan: Penerapan foto refleksi yang paling mudah adalah dengan menggunakan cermin, walaupun demikian, refleksi obyek pada air akan menimbulkan efek dramatis yang lebih baik.)

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Sabtu, 03 Februari 2024

8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Senandung Penghabisan)


Soft Photography
trisoenoe.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 27 Januari

Dalam senandung penghabisan yang akan sama-sama kita telaah dalam artikel kali ini adalah dengan mencoba untuk merajut keintiman serta memadu rasa dengan vibe yang akan Sobat tuangkan kedalam frame. Supaya Sobat bisa paham tentang tulisan-tulisan ini, silahkan Sobat baca kembali bisikan pada bagian ketujuh yang berjudul: "8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Bisikan Ketujuh)", dan ini adalah coretan yang menjadi sambungannya:

Soft Photography
trisoenoe.com

8. Merangkai Rasa dan Merajut Keintiman

Mimpi pada dasarnya adalah pengalaman yang intim, jadi foto yang Sobat hasilkan harus mencerminkan kualitas ini juga. Tetap dekat dengan subjek Sobat saat mengambil foto sehingga pemirsa hampir dapat merasakan apa yang mereka lihat, memungkinkan mereka untuk terhubung lebih penuh dengan subjek Sobat.

Cobalah fokus pada mata subjek Sobat. Mata sering digambarkan sebagai 'jendela jiwa' karena mempengaruhi orang pada tingkat psikologis seperti itu. Manfaatkan bentuk koneksi ini untuk menjadikan potret yang Sobat hasilkan menjadi lebih berkharakter dan lebih kuat.

Untuk mengambil foto mata yang indah, pertama-tama Sobat perlu mencari catchlight (alias sumber cahaya yang membuat mata berbinar atau lebih hidup). Bisa berupa apa saja, mulai dari sinar matahari di kejauhan, hingga jendela, atau bahkan unit lampu kilat eksternal. Posisikan subjek Sobat di tempat cahaya tangkapan berada, lalu perbesar matanya dan mulailah mengambil foto. Apabila iris mata cukup terang, Sobat seharusnya dapat menangkap lingkaran indah yang membuat mata subjek Sobat tampak menghipnotis bagi siapa saja yang melihatnya.

Soft Photography
trisoenoe.com

Jelaskan kepada si model dalam foto Sobat mengenai apa yang Sobat inginkan untuk dijebak dalam frame. Jangan ragu untuk membimbing mereka dengan pose dan ekspresi mereka, namun jika memungkinkan, biarkan mereka mengekspresikan diri mereka dengan bebas. Ingatlah bahwa meskipun Sobat menciptakan kembali dunia mimpi, menangkap emosi yang yang terpancar dengan tulus tetap menjadi unsur yang paling penting.

Nah Sobat, delapan tips yang sangat sederhana ini tidak hanya memungkinkan Sobat menyempurnakan konsep impian yang ada dalam pikiran Sobat. Walaupun demikian, kedelapan tips ini bukanlah sesuatu yang mutlak alias baku, Sobat juga dapat mengembangkan teknik dan cara sendiri yang bisa Sobat terapkan ke dalam proyek kreatif lainnya.

Demikianlah Sobat-sobat tercinta, bisikan yang menelaah tentang 8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Senandung Penghabisan). Dan semoga semua yang sudah saya jabarkan dalam pada delapan tulisan sambung menyambung ini bisa menambah khazanah fotografi Sobat.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti apa yang disampaikan oleh "Patrick Star"; "Aku lebih suka berjalan dengan seorang sahabat dalam kegelapan dibanding sendirian dalam terang."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(catatan: Soft Photography adalah salah satu "aliran" dalam fotografi, dimana fotografer lebih memilih untuk menampilkan si object foto dalam visualisasi yang lembut serta sedikit "blur" serta dibumbui dengan pencahayaan yang juga lembut. Dengan teknik visualisasi ini, obyek yang berada dalam frame biasanya akan dipoles sedemikian rupa sehingga seakan-akan si obyek berada dalam semesta yang berbeda dengan dunia nyata, atau dengan kata lain si obyek seakan berada dalam dunia mimpi)  

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Sabtu, 27 Januari 2024

8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Bisikan Ketujuh)


Menatap Senja
Soft Photography
trisoenoe.com

Kediri, Tabanan, Bali, Sabtu, 27 Januari

Dalam bisikan yang ketujuh yang akan sama-sama kita bisikan dalam artikel kali ini adalah dengan mencoba untuk bereksperimen secara "liar" dengan lensa kamera. Supaya Sobat bisa mengerti tentang tulisan-tulisan ini, silahkan Sobat baca kembali gumaman pada bagian keenam yang berjudul: "8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Gumaman Keenam)", dan ini adalah coretan yang menjadi sambungannya:

7. Buat foto yang blur dengan pelensaan bebas

Pelensaan bebas adalah cara yang anti mainstream untuk menghasilkan suasana indah dalam foto Sobat. Cara anti mainstream ini biasanya dengan melepas lensa kamera Sobat dan menggerakkannya untuk menciptakan kabut dan distorsi. Teknik ini mengandalkan pembengkokan cahaya agar Sobat dapat mengarahkan titik fokus pada frame foto yang Sobat hasilkan.

Untuk melakukan ini, atur kamera Sobat ke Prioritas Apertur dan pilih aperture lebar seperti f/1.8 atau f/2.8. Selanjutnya, lihat layar dan catat kecepatan rana yang dipilih kamera. Setelah itu, beralih ke Mode Manual dan pilih f/1.8 atau f/2.8 untuk aperture. Terakhir, sesuaikan kecepatan rana ke nilai apa pun yang diberikan pengukur saat menggunakan Prioritas Apertur.

Setelah Sobat selesai dengan pengaturan pada Mode Manual, lepaskan lensa dan biarkan sedikit melayang di dudukan kamera. Gerakkan sampai subjek terlihat tajam dan segala sesuatu di sekitarnya buram. Ini bukan ilmu pasti, jadi silakan bereksperimen dengan teknik ini.

Demikianlah Sobat-sobat tercinta, bisikan yang menelaah tentang 8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Bisikan Ketujuh). Dan semua yang sudah saya tuangkan dalam pada coretan ini masih akan saya sambung lagi ke bisikan yang penghabisan, dengan judul: “8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Senandung Penghabisan)”, semoga Sobat boleh ada banyak senang karenanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "Squidward Tentacles"; “Semua orang punya masalah dalam hidupnya, jadi jangan merasa sendirian.”

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(catatan: apa itu Apertur (aperture): Aperture merupakan bukaan diafragma pada sensor kamera. Semakin diafragma terbuka lebar, maka akan semakin banyak cahaya yang masuk sehingga mampu menghasilkan gambar dengan pencahayaan yang cukup. Setiap kamera memiliki ambang bukaan diafragma yang berbeda-beda. Aperture atau bukaan diafragma pada kamera disimbolkan dengan angka seperti 1.4,1.8, atau 2.8. Semakin kecil angka aperture, maka akan semakin terang gambar yang dihasilkan. Sebaliknya, jika semakin besar angka aperture, maka akan semakin gelap gambar yang dihasilkan. Bila Sobat melakukan zoom ketika memotret, maka secara otomatis gambar akan menjadi lebih gelap. Namun untuk mendapatkan hasil gambar yang diinginkan, Sobat perlu mengkombinasikan antara aperture, shutter speed (kecepatan rana), dan ISO (asa).)

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos

Rabu, 24 Januari 2024

8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Gumaman Keenam)


Sunset 
Soft Photography
trisoenoe.com

Kediri, Tabanan, Bali, Rabu, 24 Januari

Dalam gumaman yang keenam yang akan sama-sama kita gumamkan dalam artikel kali ini adalah dengan bermain-main dengan eksposur panjang. Supaya Sobat bisa mengerti tentang tulisan-tulisan ini, silahkan Sobat baca kembali coretan pada bagian kelima yang berjudul: "8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Celetukan Kelima)", dan ini adalah coretan yang menjadi sambungannya:

Jembatan
Soft Photography
trisoenoe.com

6. Cobalah Bermain Dengan Eksposur Panjang

Untuk menambahkan efek surealisme pada potret Sobat, cobalah memotret dengan kecepatan rana rendah. Dengan menggunakan eksposur panjang, Sobat dapat dengan sengaja memburamkan elemen visual dalam bidikan Sobat untuk menciptakan efek yang memukau.

Saat bermain dengan eksposur panjang, atur kamera Sobat pada tripod, dan alihkan ke Mode Prioritas Kecepatan. Sobat dapat memulai dengan 1/5 detik atau lebih lambat tergantung pada pencahayaan dan tingkat keburaman yang ingin Sobat capai.

Portrait
Soft Photography
trisoenoe.com

Setelah Sobat memilih kecepatan rana, mintalah pada obyek foto Sobat untuk menggerakkan bagian tubuh mana pun seperti kepala atau lengannya. Sobat juga bisa mencoba bermain dengan lampu untuk membuat jalan setapak yang indah. Mintalah seorang teman memegang sumber cahaya dan memindahkannya segera setelah penutupnya terbuka. Setelah Sobat selesai mengambil foto, Sobat akan melihat garis-garis panjang muncul di foto yang Sobat hasilkan.

Ingatlah bahwa jika pemandangannya terlalu terang, Sobat bisa mendapatkan gambar yang terlalu terang. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk mengambil foto di lokasi yang minim cahaya untuk mendapatkan hasil maksimal dari efek ini.

Demikianlah Sobat-sobat tercinta, gumaman yang mengkaji tentang 8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Gumaman Keenam). Dan semua yang sudah saya tuangkan dalam pada coretan ini masih akan saya sambung lagi ke bisikan yang ketujuh, dengan judul: “8 Trik Fotografi Sederhana Untuk "Menjebak" Potret Yang Lembut dan Indah (Soft Photography - Bisikan Ketujuh)”, semoga Sobat boleh ada banyak senang karenanya.

Tetap sehat, tetap semangat, dan seperti penuturan "SpongeBob"; "Bersih tidak akan bersih tanpa kotor dan kita tidak akan tahu kotor tanpa adanya bersih."

Salam jepret selalu.

Artikel ini diadaptasi dan ditulis ulang oleh: Tuntas Trisunu

(catatan: Exposure adalah jumlah cahaya yang diterima oleh sensor kamera, pada saat proses pengambilan gambar. Kalu dibahas lebih detil lagi, exposure mengacu pada kombinasi dari tiga elemen kunci dalam fotografi, yaitu aperture (bukaan lensa), shutter speed (kecepatan rana), dan ISO (sensitivitas sensor))

#Fotografi #Fotografer #FG #Momod #kamera #Tips #Trik #Tips Fotografi #Trik Fotografi #Teknik Fotografi #Seni Fotografi #Aliran Fotografi #Genre Fotografi #Still Life Fotografi #Rule of third #Photo #Photography #Foto #BW #Model foto #Potret # Aliran fotografi #Bangunan bersejarah #Bangunan bersejarah di Jakarta Batavia #Food Photography #Foto hitam-putih #fotografer #Fotografi #Fotografi Abstrak #Fotografi Arsitektur #Fotografi Komersial #fotografi makanan #Fotografi Wajah #Gallery #Human Interest Photography #Jakarta #Jalan-jalan #Karya Foto #Sejarah Batavia #serba-serbi #Spot Fotografi #Street Photography #Teknik fotografi #Video Fotografi #Selfie #Toys Fotografi #Wedding Photography #Underwater Photography #Macro Photography #HUMAN INTEREST PHOTOGRAPHY #Lensa #Lensa Kamera #Kamera #DSLR #Mirrorless #Analog #Tripod #Kamera HP #Foto model #Komunitas fotografi #Sesi foto #Trik & Tips Fotografi #Aturan segitiga #Aturan segi empat #photos