Kamis, 21 April 2016

Tentang Lensa 50mm



Ciledug, Tangerang Kota, Banten, 21 April 2016

Sobat, dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang lensa kamera, yaitu lensa fix 50mm f/1.8. Ya, satu lensa yang boleh dibilang murah meriah, tapi bisa bikin hasil yang ciamik punya! (katanya orang-orang sih murah, tapi menurut saya.....ya...mahal juga...kisaran 1 juta! tapi dibanding lensa yang lain, emang murah...dalam hal ini canon ya!)

Jadi...ini adalah paparan tentang lensa tersebut (disadur dari belfot.com):


7 Keistimewaan Lensa Prime 50mm


Sebuah lensa dengan focal length fixed sepanjang 50mm ini sebenarnya sangat mirip secara focal length dengan saat kita menggunakan lensa kit 18-55mm yang dizoom maksimal. Bagi kamera crop, lensa prime 50mm adalah sebuah lensa tele pendek sementara bagi kamera full frame, lensa ini adalah lensa standar.Jika Sobat belum pernah menggunakan lensa ini, mungkin akan timbul pertanyaan: buat apa membeli sebuah lensa yang tidak bisa dizoom dan memiliki focal length canggung? 50mm?? kenapa tidak lensa lebar atau lensa tele sekalian?. Apalagi jika Sobat sudah terlanjur memiliki lensa kit dimana focal length 50mm termasuk didalamnya.

Ternyata oh ternyata, sebuah lensa 50mm adalah sebuah lensa fantastis dan sangat berguna, tidak percaya? Yuk, sama-sama kita kulik 7 keistimewaan lensa prime 50m ini.

1. Cepat

Lensa prime 50mm memiliki aperture maksimal yang memungkinkan kita memotret di kondisi minim cahaya. Dengan bukaan maksimal f/1.8 atau f/1.4, kita masih bisa memotret di kondisi remang saat lensa lain sudah menyerah.Sebagai contoh, lensa Canon EF 50mm f/1.4 memiliki aperture maksimal di posisi f/1.4. Sementara lensa kit 18-55 mm memiliki apeture maksimal di posisi f/5.6. Dari hitungan stop, maka lensa prime 50mm f/1.4 memiliki 4 stop lebih cepat dibanding lensa kit tadi (apa itu stop dalam fotografi?). 4 Stop adalah jumlah yang sangat banyak. Ini artinya Sobat bisa memotret tanpa bantuan flash saat mulai remang, atau juga bisa menghasilkan foto bokeh yang super ciamik dan lembut.

2. Performa Optik Sangat Bagus

Kualitas gambar yang dihasilkan dari lensa 50mm, bahkan yang murah sekalipun (50mm f/1.8 misalnya) biasanya sangat tinggi. Lensa ini membantu Sobat menghasilkan foto yang lebih tajam dan juga berarti Sobat tidak perlu banyak mengeluarkan uang untuk menghasilkan foto yang bagus. Lensa prime 50mm sudah ada sejak puluhan tahun lalu yang artinya produsen lensa sudah sangat berpengalaman dengan lensa ini. Ditambah lagi desain dan susunan optik didalamnya relatif lebih simpel dibanding lensa lain, apalagi jika dibandingkan lensa zoom. sebuah lensa prime 50mm murah sekalipun bisa memberi Sobat kualitas foto yang tajam, renyah sekaligus bebas chromatic aberration.

3. Bisa berfungsi Sebagai Lensa Portrait di Kamera Crop

Di kamera crop dengan crop factor 1.5, lensa prime 50mm memiliki panjang focal efektif 75mm (50 x 1.5). Ini artinya jika Sobat memiliki kamera DSLR crop, maka Sobat sudah memiliki lensa tele pendek yang ideal untuk foto portrait.

4. Tanpa Zoom alias Fixed

Sudah jelas sih kalau lensa prime adalah lensa fixed alias tidak bisa dizoom. Untuk mengubah framing sebuah obyek foto, kita harus menggerakkan badan dan kadang kaki. Tanpa disadari, kemampuan komposisi dan pemahaman kharakter Sobat terhadap lensa ini mulai terbentuk secara otomatis akibat kita harus bergerak untuk mendapat sudut tembak yang pas. Ini jelas sebuah nilai positif. Keterbatasan tidak bisa zooming membuat kita menjadi lebih kreatif dan lebih melatih mata sekaligus membantu kita memahami aspek penting dalam fotografi: komposisi dan cahaya.


5. Ringan dijinjing (Tidak pakai "berat sama dipikul"....ini bukan pribahasa !!)

Hampir semua lensa prime 50mm memiliki bobot yang enteng dibandingkan jenis lensa lainnya (kecuali lensa 50mm f/1.2 L milik Canon). Saat anda harus banyak berjalan atau sedang traveling, faktor bobot menjadi satu pertimbangan yang penting. Memotret sebaiknya adalah proses yang bisa dinikmati, dan berjalan-jalan membawa lensa sebarat 1 kilo atau lebih adalah proses yang bikin pegel dan mengurangi kenikmatan dalam jalan-jalan. Problem ini akan sedikit berkurang saat Sobat membawa lensa prime 50mm, ringan dan memotret juga menjadi lebih nikmat.

6. Mudah Disulap Menjadi Lensa Makro

Sebuah lensa prime 50mm adalah lensa idela jika Sobat ingin memiliki lensa makro tanpa harus membeli lensa khusus makro. Dengan memanfaatkan extension tube atau Sobat bisa memasangnya dengan terbalik memanfaatkan reverse ring (baca triknya disini), kita menyulap lensa prime 50mm menjadi sebuah lensa dengan kemampuan makro yang kualitasnya sangat bagus.

7. Ga mahal-mahal amat!

Lensa prime 50mm adalah sebuah lensa dengan kualitas fantastis dan yang lebih penting lagi harganya lebih terjangkau dibandingkan lensa lain. Sobat bisa membeli lensa prime 50mm f/1.8 baik Nikon maupun Canon dengan harga sekitar satu juta perak.

Nah tunggu apalagi, jadikan lensa ini salah satu pertimbangan sebelum membeli lensa lainnya. Jangan lupa lihat juga bukti kehebatan lensa 50mm dibawah ini.


Catatan Penutup: Sebelum Sobat Teracuni "Racun" Lensa


Nah, setelah membaca 7 alasan kenapa lensa 50mm itu layak disebut sebagai "lensa sejuta umat", mungkin sekarang tangan Sobat mulai gatal ingin segera checkout di toko online. Sabar, tarik napas dulu. Lensa 50mm memang ciamik bin ajaib, tapi Sobat harus ingat, lensa ini bukan tongkat sihir Harry Potter yang otomatis bikin foto Sobat jadi karya maestro dalam sekali jepret.

Ada satu hal penting yang sering terlupa: lensa ini menuntut kekuatan kaki dalam artian yang sebenarnya. Karena lensa ini tidak bisa zoom, Sobat bakalan dipaksa untuk maju-mundur (tanpa) cantik mencari komposisi yang pas. Kadang saking semangatnya mencari angle, Sobat bisa saja tidak sadar sudah mundur sampai ke tepi selokan atau menabrak pot bunga tetangga. Jadi, pastikan area pemotretan aman dari rintangan, ya!

Selain itu, karena bukaan diafragmanya lebar (f/1.8), fokusnya pun jadi sangat tipis. Jangan kaget kalau saat memotret orang, yang tajam malah kupingnya, sementara matanya malah blur total. Itu bukan karena kameranya rusak, tapi karena Sobat belum terbiasa menjinakkan "liarnya" diafragma lebar. Tapi tenang, itulah seninya. Sekali Sobat berhasil menguasainya, hasil bokeh-nya dijamin bikin teman-teman Sobat bertanya, "Wah, pakai kamera apa nih? Kok background-nya bisa halus banget kayak pantat bayi?"

Terakhir, ingatlah bahwa harga satu juta itu baru permulaan. Begitu Sobat merasakan nikmatnya prime lens, biasanya akan muncul keinginan untuk mencoba 35mm, 85mm, dan seterusnya sampai dompet menjerit minta tolong. Tapi setidaknya, untuk saat ini, lensa 50mm adalah investasi paling "waras" yang bisa Sobat berikan untuk kamera kesayangan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera cari lensa ini dan mulai petualangan fotografi Sobat! Selamat berkarya, dan jangan lupa, sering-sering olahraga kaki biar tidak pegal gara-gara kebanyakan maju-mundur saat memotret!

Salam Jepret Selalu! 

Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu

2 komentar:

  1. Hasil karya yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!

    BalasHapus
  2. Lumayan bagus....mantab lah mas ! Ditunggu karya lainnya...4 Jempol!

    BalasHapus