Postingan kali ini berbeda, lebih kepada postingan refreshing alias penyegaran. Kalau kemarin-kemarin, postingannya agak panjang dan agak lebar, postingan kali ini saya pastikan, gak panjang dan gak lebar.
Sebenarnya ide untuk membuat postingan seperti ini sudah muncul semenjak dahulu kala, tetapi sayangnya, baru bisa mulai diwujudkan sekarang. Tak apalah, seperti kata pepatah, lebih baik terlambat daripada tak terlambat! (apaaaaa???)
Saya beri nama untuk postingan ini sebagai “Wall of Fame”. Dan untuk postingan “Wall of Fame”, saya hanya akan memposting foto beserta fotografernya dan juga tallentnya (jika disebutkan lho!) tanpa disertai komentar apapun! Hanya didedikasikan untuk menampilkan karya-karya dari rekan-rekan di komunitas fotografi Banana’s. Satu komunitas fotografi di sosmed “bee”.
Anggota komunitas ini punya macam-macam warna spesialisasi genre fotografi, ada yang street, ada yang Human Interest, ada romantis, dan sebagainya. Tetapi, hanya satu kata yang bisa dan tepat untuk menggambarkan hasil karya mereka, dan kata itu adalah....”Mahakarya!”.
Berikut ini, karya-karya mereka:
Setelah Sobat selesai menikmati deretan "Mahakarya" di atas, mungkin ada sedikit rasa penasaran: Kenapa sih harus ada Wall of Fame? Apakah karena kita kekurangan bahan postingan? Atau sekadar ajang pamer lensa mahal? Jawabannya tentu saja: Bukan!
Jujur saja, dunia fotografi itu bisa jadi tempat yang cukup intimidatif. Seringkali, kita merasa tidak percaya diri karena menganggap hasil foto kita "masih jauh dari kata layak" dibandingkan dengan karya fotografer yang sudah punya nama besar. Padahal, setiap foto yang Sobat lihat di sini—terlepas dari genre apa pun yang diusung—adalah hasil dari proses panjang. Ada momen di mana sang fotografer harus rela bangun subuh demi mengejar golden hour, atau bahkan harus rela "mandi keringat" demi mendapatkan komposisi yang pas di tengah keramaian pasar.
Dengan adanya Wall of Fame ini, saya ingin kita semua sadar bahwa setiap orang punya perjalanan dan "mata" yang berbeda dalam melihat dunia. Tidak perlu menunggu jadi fotografer kelas dunia untuk berani berbagi karya. Justru, dengan saling menampilkan hasil jepretan di komunitas Banana’s ini, kita jadi bisa belajar satu sama lain. Kita jadi tahu bahwa ada anggota yang sangat jago menangkap ekspresi manusia (Human Interest), ada yang punya kesabaran tingkat dewa dalam memotret lanskap, dan ada pula yang jago membuat foto romantis tanpa harus terlihat cringe.
Jadi, anggaplah postingan ini sebagai "ruang tunggu" bagi kita semua untuk terus memacu kreativitas. Jangan pernah bosan untuk terus mengulik teknik, bereksperimen dengan angle yang aneh, atau sekadar mencoba genre baru yang sebelumnya belum pernah disentuh. Ingat, kamera secanggih apa pun tidak akan pernah bisa menandingi intuisi fotografer yang rajin berlatih. Teruslah berkarya, teruslah memotret, dan sampai jumpa di edisi Wall of Fame berikutnya dengan karya yang lebih gila lagi! Mari buat komunitas ini jadi tempat yang seru untuk belajar bersama, karena pada akhirnya, fotografi itu tentang bercerita dan berbagi kebahagiaan, bukan soal siapa yang punya gear paling mahal.
Demikianlah postingan saya kali ini. Salam jepret selalu!





Hasil karya yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!
BalasHapusLumayan bagus....mantab lah mas ! Ditunggu karya lainnya...4 Jempol!
BalasHapus