Kembali posting edisi penyegaran, yaitu edisi Wall of Fame. Untuk wall of fame kali ini, akan ditayangkan (wah...kaya serial tipi...ditayangkan), tentang foto-foto bernuansa hitam-putih (black & White).
“Kenapa black & White?”
Ya, karena foto dengan karakter seperti ini punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh foto dengan banyak unsur warna di dalamnya. Ada sebagian orang mengatakan, foto hitam putih adalah salah satu jenis foto yang tak lekang oleh waktu (walaupun ada juga yang tak setuju dengan hal itu, namun, jumlahnya hanya sedikit)
Tanpa adanya elemen warna yang mengganggu (jika dapat dikatakan mengganggu tentunya!), kadang foto hitam putih justru mampu membekas kuat dibenak yang melihatnya, dan pesan yang diangkat oleh foto jenis ini menjadi lebih mudah "terbaca".
Namun, foto jenis ini atau foto hitam putih juga memiliki kekurangan, karakter dari foto jenis hitam putih ini sedemikian kuat namun sempit, sehingga sulit untuk mengembangkan perspektif yang luas berdasar pada black & white. Walaupun disisi lain, sempitnya perspektif justru menjadi kelebihan tersendiri!
Intinya, dalam foto hitam putih, cerita yang disampaikan oleh foto itu hanya bisa melalui bentuk, kekuatan kontras gelap terang, dan jika ada unsur manusia di sana, maka ekspresi dari si manusia haruslah kuat. terkadang, suatu foto hitam putih menjadi "datar" atau "flat" hanya karena kehilangan faktor-faktor yang sudah saya sebutkan tadi. (baca artikel saya FOTOGRAFI HITAM PUTIH - KENIKMATAN DALAM FOTO HITAM PUTIH)
Berikut ini, Karya-karya foto saya dalam nuansa hitam & putih:
Catatan (ini adalah catatan yang sengaja saya sempilkan sebelum foto, supaya Sobat sekalian bisa ada sedikit "pencerahan" sebelum melihat hasil jepretan saya): Mengapa Dunia Hitam Putih Itu Begitu "Candu"?
Mungkin banyak yang bertanya, kenapa di era kamera digital yang canggih dan mampu menangkap miliaran warna ini, kita masih saja "bermain-main" dengan foto hitam putih? Apakah kita ini orang yang gagal move on dari masa lalu? Jawabannya tentu saja tidak! Justru, memotret dalam format hitam putih adalah cara kita untuk "membersihkan" pikiran dari distraksi warna yang terkadang malah bikin mata kita lelah melihat keramaian.
Dalam dunia hitam putih, Sobat dipaksa untuk belajar satu hal yang paling sulit dalam fotografi: melihat komposisi secara jujur. Tanpa bantuan warna-warni yang mencolok, mata kita mau tidak mau harus bekerja lebih ekstra untuk mencari bentuk (shape), tekstur, dan yang paling penting, kontras. Jika foto berwarna adalah sebuah film aksi yang penuh ledakan dan efek visual, maka foto hitam putih adalah sebuah novel sastra yang dalam—ia tidak butuh riasan berlebihan untuk menceritakan kesedihan, kegembiraan, atau kesunyian yang mendalam.
Bagi saya pribadi, foto monokrom itu jujur. Ia tidak bisa berbohong. Jika pencahayaannya buruk atau komposisinya berantakan, ia akan terlihat "datar" dan tidak bernyawa seketika. Namun, saat Sobat berhasil menyeimbangkan antara highlight yang tegas dan bayangan yang pekat, hasilnya akan terasa jauh lebih dramatis dan tak lekang oleh waktu. Foto itu tidak akan terlihat kuno, justru ia akan terlihat abadi.
Jadi, jangan pernah merasa minder jika hasil foto hitam putih Sobat terasa "berat" atau sulit dipahami. Itu adalah bagian dari proses. Semakin sering Sobat memotret hitam putih, semakin tajam pula insting Sobat dalam membaca cahaya di kehidupan sehari-hari. Mulailah melihat dunia bukan sebagai hamparan warna, tetapi sebagai permainan gradasi. Dan ingat, setiap jepretan hitam putih yang menurut Sobat "gagal" hari ini, sebenarnya adalah pelajaran berharga tentang bagaimana mengelola cahaya agar di masa depan, foto Sobat mampu berbicara tanpa perlu satu pun kata warna. Teruslah bereksperimen, jangan takut untuk membuang warna, dan mari buat galeri hitam putih kita ini semakin bercerita!
Demikian foto-foto wall of fame dengan nuansa hitam-putih, semoga berkenan!
Akhir kata, "salam jepret dan terus berkarya sob!"





Hasil karya yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!
BalasHapus