Kali ini, yang akan kita ulas adalah satu genre foto yang bisa digolongkan ke dalam "experiment photography", alias fotografi eksperimen.
Kenapa disebut sebagai fotografi eksperimen?
Disebut sebagai fotografi eksperimen karena memang foto-foto ini menerapkan beberapa teknik serta mengkombinasikan beberapa genre yang ada dalam fotografi. Belum lagi, baik FG maupun Tallent yang ada dalam frame ini seakan "All Out" untuk mewujudkan foto yang luar biasa.
Kalau boleh jujur, saya tak terlalu mengerti tentang genre yang satu ini (mungkin karena faktor usia yang menjadi penyebabnya), hehehehe......
Tapi, saya bisa menangkap keindahan dari foto-foto ini, keindahan yang dibalur semangat, serta refleksi dari jiwa muda yang terbungkus dalam kreativitas nyata.
Kumpulan para fotografer dan model yang mengusung photo/video dengan genre urban street..
With new ways of photo experiment......
Seluruh foto adalah kiriman dari Arieyadi Casual....(Member of Banana's Photography, Urban Street Warrior, Modeling Bekasi, Komjebar Fotografi)
Luar biasa!!!!
Catatan Pengamat: Di Balik Kabut Urban Street Warrior
Kalau diperhatikan baik-baik, deretan foto hasil keroyokan kreatif antara Arieyadi Casual, Banana’s Photography, dan Komjebar Fotografi ini aslinya seru banget, Sob. Sebagai pengamat yang cuma modal ngeliatin dari pinggir jalan, jujur aja aura yang keluar dari foto-foto ini berasa kayak lagi nonton cuplikan film action Hollywood yang nyasar di gang-gang sempit. Ada energi anak muda yang super "berisik", rebel, tapi di saat bersamaan kelihatan misterius gara-gara kombinasi topeng Anonymous dan kepulan asap warna-warni yang estetik itu.
Saya bisa membayangkan betapa "chaos" tapi serunya situasi di lokasi syuting pas pengambilan foto-foto ini. Menyalakan smoke bomb di tengah pemukiman atau gang kota itu jelas butuh mental baja dan modal muka tembok tingkat dewa, Sob! Belum lagi kalau anginnya mendadak labil—bukannya dapet efek asap yang dramatis mengelilingi model, yang ada malah FG (Fotografer) dan talent-nya terbengek-bengek berjamaah gara-gara kelilipan asap belerang. Mana durasi smoke bomb itu kan cuma hitungan detik, jadi kejar-kejaran sama waktu itu udah pasti bikin jantungan. Kalau telat jepret sedikit aja, ya wassalam, modal kupon asapnya hangus sia-sia, hehehe.
Tapi di situlah letak mahalnya eksperimen ini. Sosok "Urban Street Warrior" yang berdiri sok cool di dalam foto itu seolah-olah pengen bilang kalau kreativitas anak muda itu nggak bisa dikurung di dalam studio foto yang adem dan rapi. Topeng yang dipakai itu juga bukan buat gaya-gayaan doang atau karena mereka lagi buron, melainkan simbol kalau siapa saja bisa jadi "pejuang" di belantara beton kota ini. Mereka bertarung bukan pakai otot atau senjata tajam, tapi pakai kamera, lensa, dan ide gila yang berani dieksekusi langsung di lapangan.
Melihat kontrasnya asap warna-warni yang mencolok bersanding dengan dinding kusam penuh coretan kusam di belakangnya, sang pengamat cuma bisa geleng-geleng kepala sambil bilang: "Luar biasa!". Kolaborasi ini sukses membuktikan kalau gerombolan anak muda yang kepalanya "agak miring" kreativitasnya ini kalau dikumpulin jadi satu, hasilnya nggak bakal kaleng-kaleng. Nggak butuh properti mewah miliaran rupiah, modal gang sempit dan beberapa kaleng asap aja udah bisa mengubah sudut kota yang biasa banget jadi mahakarya visual yang dahsyat!
Artikel ini diadaptasi dan ditulis oleh: Tuntas Trisunu



Artikel yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!
BalasHapus