Edisi kali ini, masih mengusung tema tentang bagi-bagi foto hasil jepret bareng dengan sobat-sobit di komunitas fotografi "Banana". Walaupun event ini sudah lama berlalu (sekitar tahun 2016), tapi masih lekat rasanya di kepala.
Dalam event foto tersebut, saya mulai dapat menemukan kesukaan yang lebih spesifik dalam hal fotografi. Saya mulai dapat meraba bentuk dari aliran fotografi yang akan terus saya tekuni sampai saya bosan nanti.
Saya mulai menikmati dan dapat merasakan kepuasan hati, ketika saya "menjebak" obyek foto saya, dan membingkainya dalam frame hitam dan putih.
Terima kasih yang sebesar-besarnya saya haturkan kepada Sobat-Sobat di "Banana".
Karena kalianlah, saya dapat menemukan "fotografi" dalam artian yang menyenangkan.
Terima kasih dan Salam Jepret selalu.
Nambah Coretan Rasa Monokrom:
Kalau diingat-ingat lagi, momen bereksperimen dengan foto hitam-putih bareng anak-anak Banana ini sebenarnya berawal dari ketidaksengajaan yang berujung keterusan. Waktu pertama kali mengubah hasil foto ke format BW, jujur saja, ada niat terselubung supaya editan saya kelihatan lebih "seni" dan bisa menutupi noise atau salah pencahayaan akibat tangan yang masih gemetaran pegang kamera. Tapi anehnya, begitu warna-warni duniawi itu dihilangkan, foto tersebut justru jadi terasa jauh lebih hidup dan berbicara banyak hal.
Lihat saja foto di atas. Melalui permainan bayangan dan pantulan cahaya dari jendela, ekspresi diam dan tatapan kosong sang model malah tertangkap dengan sangat jujur. Di situlah magisnya aliran monokrom ini; kita tidak lagi terdistraksi oleh terangnya warna baju atau mencoloknya latar belakang, melainkan langsung ditarik masuk ke dalam emosi dan cerita murni yang ada di dalam frame.
Proses "meraba" aliran fotografi ini membuat saya sadar kalau kamera itu bukan cuma alat rekam statis, tapi alat penerjemah rasa. Dan semua proses pencarian jati diri visual yang seru ini nggak bakal mulai kalau bukan karena pancingan serta umpan ilmu dari teman-teman di komunitas Banana. Mereka sukses bikin arena belajar yang santai tapi isinya "daging" semua. Jadi, buat para sepuh dan sobat jepret sekalian, draf foto di atas masih hangat dan sangat terbuka untuk dikuliti. Silakan dilempar kritik dan sarannya di kolom komentar ya, biar lensa dan rasa saya bisa makin sinkron di hunting berikutnya!
Artikel yang sangat menarik serta menambah wawasan! Dan juga foto-foto yang luar biasa....Great Job!
BalasHapus